SMPN 1 Kasembon Gelar Pesantren Ramadan untuk Karakter Berbudi Luhur
Bulan suci Ramadan 1447 H, SMP Negeri 1 Kasembon mengadakan pendidikan karakter dan budi pekerti luhur dibidang religi.Sebagai miniatur Bhineka Tunggal Ika karena beragam agama yang dianut siswa (Isla
MALANG Bulan suci Ramadan 1447 H, SMP Negeri 1 Kasembon mengadakan pendidikan karakter dan budi pekerti luhur dibidang religi.Sebagai miniatur Bhineka Tunggal Ika karena beragam agama yang dianut siswa (Islam, Nasrani, Hindu, Budha).
Kepala SMP Negeri 1 Kasembon, Kabupaten Malang, Dra.Titik Wahyuni,S.P.d.,M.Pd menjelaskan, kegiatan Pesantren Ramadan di sekolah membuat kegiatan religi tipe C yaitu kegiatan religi selama 3 hari di sekolah, tanggal 2,3,4 Maret 2026 yang bisa mengakomodir semuanya.
Siswa yang beragama Islam ada kegiatan Pondok Ramadhan,untuk siswa beragama Nasrani ( Katolik,Protestan) mengadakan kegiatan Pondok Kasih ,siswa beragama Budha mengikuti kegiatan Pondok Metta,sedangkan siswa yang beragama Hindu melaksanakan Kegiatan Pasraman.
Para siswa didampingi para pembina masing-masing melakukan ibadah dan kegiatan untuk meningkatkan rasa keimanan,ketakwaan,displin diri,toleransi dan menebar kebaikan untuk sesama.
Siswa kelas 9,disela-sela kegiatan simulasi ,gladi bersih,dan pelaksanaan Try Out TKA Kabupaten Malang tetap bisa mengikuti kegiatan religi tersebut.
Kegiatan 'menebar kebaikan' melalui zakat,infak dan berbagi takjil pada masyarakat akan dilaksanakan menjelang libur siswa pada 13 dan 14 Maret 2026.
"Semoga kegiatan penanaman pendidikan karakter dan budi pekerti luhur ini bisa membawa hasil yang membanggakan dan bisa dilaksanakan secara berkala, " jelasnya.
P.Cholis,guru PAI ketua pondok Ramadan SMP Negeri 1 Kasembon menambahkan, Malam Nuzulul Qur’an memiliki banyak hikmah yang dapat meningkatkan keimanan umat Islam. Mulai dari mengenang sejarah turunnya Al-Qur’an, memahami pentingnya ilmu, mendekatkan diri pada kitab suci, hingga mengamalkan ajarannya dalam kehidupan.
" peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah, " pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?