Siaga Mudik Gratis 2026: Pemprov Jatim Berangkatkan 101 Bus Gratis
Pemprov Jatim siapkan 101 bus mudik gratis untuk antisipasi 24,9 juta pemudik di Lebaran 2026. Kuota online ludes dalam 10 menit.
SURABAYA Jawa Timur resmi memasuki status siaga mudik. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai memberangkatkan armada mudik gratis sebagai langkah awal mengantisipasi pergerakan 24,9 juta orang yang diprediksi masuk ke wilayah Jatim selama 16 hari masa Angkutan Lebaran 2026.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ludesnya kuota mudik gratis dalam waktu singkat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, mengungkapkan bahwa animo masyarakat tahun ini mencatatkan rekor tersendiri.
"Pendaftaran offline kemarin satu hari langsung habis. Kuota 61 bus yang disediakan sudah terisi penuh. Sementara yang online, hanya dalam 10 menit sebanyak 39 bus sudah ludes," ungkap Nyono, Senin (9/3/2026).
Fokus Keselamatan dan Tekan Kecelakaan Roda Dua
Strategi Pemprov Jatim tahun ini tidak hanya fokus pada mobilisasi massa, tetapi juga pada aspek keselamatan yang ketat. Dari total 101 bus yang dikerahkan (AKDP dan AKAP), pemerintah juga menyediakan fasilitas angkut untuk 200 unit sepeda motor melalui kereta api dan truk.
Langkah ini diambil secara sadar untuk menekan angka fatalitas kecelakaan roda dua yang biasanya mendominasi jalur mudik setiap tahunnya. Nyono memberikan peringatan keras kepada warga agar tidak memaksakan diri pulang kampung menggunakan motor untuk jarak jauh.
"Kami harap ini membantu masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh karena potensi kecelakaannya tinggi. Selain itu, penggunaan motor berlebih memicu penumpukan kendaraan yang menyebabkan kemacetan," tegas Nyono.
Kesiapan Jalur Maritim dan Pantauan Cuaca
Selain jalur darat, sektor maritim melalui Pelabuhan Jangkar Situbondo juga telah dipersiapkan. Dengan 12 perjalanan kapal menuju Pulau Raas dan Sapudi, Dishub menargetkan 3.000 penumpang dapat terangkut dengan aman.
Nyono memastikan koordinasi dengan BMKG terus dilakukan secara intensif. Hingga saat ini, kondisi cuaca dilaporkan mendukung tanpa ada peringatan dini yang berpotensi mengganggu jadwal pelayaran mudik. (*)
Apa Reaksi Anda?