Sentuhan Cat Terakhir TMMD 128 Gresik Ubah Rumah Ibu Warni
Perubahan rumah Ibu Warni di Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, mulai terlihat nyata. Setelah melalui tahapan pembangunan selama beberapa pekan, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dal
GRESIK - Perubahan rumah Ibu Warni di Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, mulai terlihat nyata. Setelah melalui tahapan pembangunan selama beberapa pekan, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik kini memasuki sentuhan akhir berupa pengecatan, Kamis (14/5/2026).
Tahap ini menjadi penanda bahwa rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak segera berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Di lokasi pembangunan, Arip Setyo bersama personel Satgas lainnya tampak teliti mengoleskan cat ke dinding rumah. Pekerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar hasil renovasi tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga menghadirkan suasana baru bagi penghuninya.
“Kami berharap rumah ini nantinya bisa memberikan kenyamanan dan semangat baru bagi Ibu Warni dan keluarga. Kebahagiaan warga menjadi semangat bagi kami dalam bekerja,” ujar Serda Arip Setyo.
Bagi Ibu Warni, perubahan tersebut bukan sekadar pembaruan fisik bangunan. Rumah yang dahulu sederhana dan kurang layak kini menjadi simbol harapan baru di usia senjanya.
Program RTLH merupakan salah satu sasaran utama TMMD ke-128 di Desa Slempit. Selain membangun infrastruktur, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.
Di balik lapisan cat yang menutupi dinding rumah Ibu Warni, tersimpan kisah tentang gotong royong, kepedulian, dan hadirnya negara melalui kerja nyata TNI bersama masyarakat. (*)
Apa Reaksi Anda?