Satu Lagi Jemaah Haji Bondowoso Tunda Berangkat karena Kelelahan
lagi jemaah haji asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kembali gagal berangkat bersama rombongan karena sakit.
BONDOWOSO - Satu lagi jemaah haji asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kembali gagal berangkat bersama rombongan karena sakit.
Jemaah haji dimaksud adalah Syahwati, usia 61 tahun, yang tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 87.
“Jamaah kloter 87, kelelahan dan dehidrasi. Sekarang masuk RS dan tunda berangkat, tapi sudah mulai membaik,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bondowoso, Astono, Jumat (15/5/2026).
Jemaah haji Bondowoso kloter 87 diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya Rabu 13 Mei pukul 23.00 WIB. Jemaah tiba di Asrama Haji Kamis 14 Mei. Jadwal keberangkatan menuju tanah suci Jumat 15 Mei 2026 pukul 04.00 WIB tadi pagi.
Menurut Astono, total ada tiga jemaah yang sakit dan keberangkatannya harus ditunda. Dua orang lainnya adalah Abdul Manaf dan Nawawi dari kloter 86.
Menurutnya, Pak Nawawi sudah usia 87 tahun. Ia sakit karena penyempitan pembuluh darah dan kelelahan. Namun kondisinya sudah membaik.
“Sebenarnya ada empat yang tunda berangkat. Satu orang Bu Burya tunda berangkat karena menunggu suaminya yang sakit,” katanya.
Namun kata dia, atas dukungan keluarga, Burya bertekad berangkat duluan ke tanah suci.
“Ia diberangkatkan bersama kloter 87 Bondowoso, karena satu orang kloter 87 masuk RS dan tunda berangkat,” paparnya.
Astono juga mengungkapkan, untuk jemaah haji Bondowoso Kloter 85 dan 86 sudah tiba di Jeddah
Menurutnya, suasana haru dengan tangisan bahagia jamaah saat telah menyelesaikan umrah wajib pertama.
“Semua saling bermaafan-maafan dan para pasangan suami istri saling bermaafan,” paparnya.
Kloter 85 berangkat pada Kamis 14 Mei dengan total jemaah asal Bondowoso sebanyak 197 orang.
Sedangkan kloter 86 diisi 374 jamaah asal Bondowoso ditambah dua jamaah dari Kabupaten Jember, berangkat ke tanah suci di hari yang sama. (*)
Apa Reaksi Anda?