Sapi Kurban Seberat 1,9 Ton Bantuan Presiden Prabowo di Pacitan Dibeli dari APBN

Seekor sapi jenis Limousin berbobot 1,9 ton diserahkan kepada Pondok Pesantren Wates, Desa Widoro, Kecamatan Pacitan, Selasa (26/5/2026).

Mei 27, 2026 - 10:01
Sapi Kurban Seberat 1,9 Ton Bantuan Presiden Prabowo di Pacitan Dibeli dari APBN

PACITAN - Bantuan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto yang dibeli menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk Kabupaten Pacitan resmi disalurkan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. 

Seekor sapi jenis Limousin berbobot 1,9 ton diserahkan kepada Pondok Pesantren Wates, Desa Widoro, Kecamatan Pacitan, Selasa (26/5/2026).

Sapi jumbo tersebut menjadi salah satu hewan kurban dengan bobot terbesar di Pacitan tahun ini.  Hewan kurban itu berasal dari peternak lokal di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo.

Penyerahan dilakukan Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan kepada perwakilan penerima.

Sapi jumbo itu kemudian disembelih selepas salat Iduladha, Rabu (27/6/2026) dan dagingnya akan dibagikan kepada warga sekitar.

Di saat bersamaan, pemerintah pusat memastikan pengadaan ribuan sapi kurban bantuan Presiden tahun ini menggunakan APBN.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiontoro, menyebut sebanyak 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo untuk Iduladha 1447 Hijriah dibiayai melalui bantuan kemasyarakatan presiden.

“Jadi, sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden. Jadi, harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi,” kata Juri, Selasa (26/5/2026).

hewan kurban Masjid Perguruan Islam Pondok Wates Pacitan

"Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar," imbuhnya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat tersebut.

Menurut Juri, total anggaran pengadaan sapi kurban Presiden tahun ini mencapai sekitar Rp100 miliar. Nilainya berbeda di tiap daerah karena dipengaruhi jenis, bobot, dan lokasi pengadaan hewan.

Dari total 1.098 sapi, sebanyak 598 ekor dialokasikan untuk pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Sementara 500 ekor lainnya disalurkan ke pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga sosial, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.

“Pada tahun ini, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Bapak Presiden (Prabowo) berkenan akan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor sapi,” ujarnya.

Distribusi sapi mencakup seluruh wilayah administrasi Indonesia, meliputi 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Namun, tidak semua daerah memiliki sapi sesuai standar bobot yang ditentukan Presiden.

Juri menjelaskan, pemerintah menetapkan standar bobot sapi kurban Presiden berkisar 800 kilogram hingga 1,3 ton. Karena terdapat 46 daerah yang tidak memiliki sapi sesuai standar tersebut, distribusi dilakukan melalui skema tambahan dari wilayah lain.

“Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton. Dan setiap daerah akan mendapatkan satu, sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” ungkapnya.

Sapi kurban Presiden tahun ini terdiri atas berbagai jenis premium, di antaranya Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, hingga sapi Bali. 

Seluruhnya dipastikan memenuhi syariat kurban dan telah lolos pemeriksaan kesehatan hewan.

“Selain itu juga sapi ini sesuai dengan syariat Islam untuk menjadi sapi kurban, umurnya sudah di atas dua tahun dan jantan serta tidak cacat,” terang Juri.

Pemerintah juga melibatkan peternak lokal dalam pengadaan hewan kurban.

Proses pengadaan dilakukan melalui koordinasi Kementerian Sekretariat Negara bersama Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, hingga asosiasi peternak sapi di berbagai wilayah.

Bantuan sapi berbobot hampir dua ton yang dibiayai APBN itu menjadi hewan kurban Presiden Prabowo yang bisa dirasakan masyakarat, termasuk untuk warga Pacitan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow