Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRD Kota Banjar, Sutopo Siap Akselerasi APBD Perubahan
Sutopo, SIP resmi mengucapkan sumpah dan janji sebagai Ketua DPRD Kota Banjar definitif yang dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Banjar.
BANJAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kota Banjar masa jabatan 2024-2029, Selasa (2/6/2026).
Dalam prosesi tersebut, Sutopo, SIP, resmi mengucapkan sumpah dan janji sebagai Ketua DPRD Kota Banjar definitif yang dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Banjar.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171.2/Kep.209-Pemda/2026.
Momen krusial ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta sesepuh dan petinggi Partai Golkar seperti Bambang, Dr. Herman Sutrisno dan Hj. Ade Uu. Sukesih.
Wali Kota Harapkan Kemitraan Harmonis dan Solutif
Wali Kota Banjar, Sudarsono, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas peresmian pengangkatan Sutopo.
Ia menegaskan bahwa momentum ini merupakan pilar utama dalam memperkuat struktur dan fungsi legislatif demi mempercepat pembangunan daerah.
"Jabatan Ketua DPRD merupakan amanah besar yang menuntut kepemimpinan adaptif dan solutif," ujar Sudarsono.
"Pemerintah Kota Banjar menaruh harapan besar bahwa di bawah kepemimpinan Saudara Sutopo, S.I.P., jalinan kemitraan antara eksekutif dan legislatif akan berjalan semakin harmonis, solid, dan akuntabel," imbuhnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen untuk fokus mengejawantahkan visi "Banjar Masagi", yaitu mewujudkan Kota Banjar yang Maju, Adil, Sejahtera, Agamis, dan Inovatif.
"Sinergi yang kuat dalam hal legislasi, penganggaran, serta pengawasan akan menjadi kunci utama guna menghadirkan pelayanan publik yang prima dan merata bagi seluruh masyarakat Kota Banjar," tambahnya.
Langkah Awal: Fokus Anggaran Perubahan dan APBD Murni 2027
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjar yang baru dilantik, Sutopo, S.I.P., menyatakan kesiapannya untuk langsung bersinergi dengan pemerintah daerah guna mengesekusi program-program prioritas.
Saat dikonfirmasi mengenai langkah terdekat yang akan diambil oleh lembaga legislatif, Sutopo membeberkan agenda jangka pendeknya.
"Dalam waktu dekat pada bulan-bulan ke depan ini, kami mungkin akan fokus melaksanakan pembahasan terkait dengan Anggaran Perubahan APBD Kota Banjar," kata Sutopo kepada media massa usai pelantikan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program-program yang bersifat strategis baru akan dimasukkan pada perencanaan anggaran murni berikutnya.
"Program-program strategis mungkin nanti akan dilaksanakan di anggaran murni tahun 2027," tuturnya.
Menunggu Satu Tahun Tanpa Kendala Berarti
Menanggapi pertanyaan mengenai proses menuju kursi ketua definitif yang memakan waktu hingga satu tahun—dari masa jabatan sementara sejak Juni tahun lalu hingga pelantikan definitif di bulan Juni 2026 ini, Sutopo meluruskan bahwa hal tersebut murni masalah administratif.
"Proses untuk pelantikan definitif ini memang berjalan 1 tahun. Banyak hal dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh kami sendiri. Kalau ditanya soal kendala, sebenarnya tidak ada kendala, kami cuma menunggu waktu (proses) saja," pungkasnya optimis.
Dengan definitifnya kepemimpinan di DPRD Kota Banjar, masyarakat kini berharap fungsi pengawasan dan penganggaran dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan Kota Banjar ke depan. (*)
Apa Reaksi Anda?