Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Soroti Peran Perempuan Ideal dalam Perspektif Islam

Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, tekankan perempuan ideal bukan soal perbedaan gender, tapi ketakwaan. Ia dorong perempuan berperan di publik, dalam acara buka puasa bersama alumni Aust

Maret 7, 2026 - 22:00
Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Soroti Peran Perempuan Ideal dalam Perspektif Islam

MALANG Dalam pandangan islam, perempuan memang diciptakan berbeda dengan laki-laki. Namun, perbedaan tersebut bukan untuk membedakan derajat keduanya. Hal tersebut yang sedang digaungkan oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam kultumnya di acara buka puasa bersama Australian Alumni in Indonesia dan Australian Consulate General Surabaya, Jumat (6/3/2026) di Swiss Belin di Kota Malang.

Sebagai seorang perempuan yang berdaya, Prof. Ilfi menyoroti terkait “Perempuan Ideal” tidak hanya di ranah privat, tetapi juga publik. Menurutnya, Allah menciptakan perempuan dan laki-laki bukan untuk dibeda-bedakan, tetapi pembeda itu terletak pada kualitas diri yang sudah disebutkan dalam Al-Qur’an.

“Yang membedakan ialah kualitas diri yang sudah disebutkan dalam Al-Qur’an, yaitu ketakwaan sebagai indikator kualitas laki-laki dan perempuan,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Prof. Ilfi menjelaskan bahwa perempuan ideal dapat meneladani semangat para istri nabi dalam menjalani kehidupan. Perempuan haruslah bertakwa kepada Allah dengan mengamalkan nilai ketakwaan di kehidupan sehari-hari.

UIN-Maliki-Malang-a.jpg

Tak hanya itu, perempuan hendaknya mampu menjadi partner terbaik bagi suami di kehidupan keluarga. Hal tersebut untuk menciptakan suasana yang harmonis dan saling menguatkan.

Terakhir, lanjut Prof. Ilfi, perempuan juga mengambil peran penting di ruang publik serta berkontribusi dalam pengembangan masyarakat di bidangnya masing-masing.

Prif. Ilfi juga bernostalgia dan berbagi pengalaman akademiknya sebagai alumni sandwich program di The University of Queensland, Australia hingga ia dipercaya untuk memimpin UIN Maliki Malang dan menjadi rektor perempuan pertama.

Selain menjadi ruang untuk memotivasi perempuan, momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi para alumni pendidikan Australia di Indonesia. 

Kegiatan buka bersama ini turut dihadiri oleh Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Mr. Glen Askew, yang turut menyampaikan apresiasinya kepada Prof. Ilfi atas kultumnya. Kehadiran Prof. Ilfi diharapkan menjadi motivasi bagi para alumni, khususnya perempuan untuk terus mengembangkan kepemimpinannya dan berkontribusi dalam masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow