Rantang Ning Ita, Cara Wali Kota Mojokerto Tetap Dekat dengan Masyarakat

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari rutin gelar kegiatan Rantangan Ning Ita untuk pererat silaturahmi dan buka puasa bersama warga di bulan Ramadan.

Maret 2, 2026 - 23:00
Rantang Ning Ita, Cara Wali Kota Mojokerto Tetap Dekat dengan Masyarakat

MOJOKERTO Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memiliki cara khas untuk semakin dekat dengan warganya, khususnya di bulan Ramadan. Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu menunjukkan kedekatannya melalui momen buka puasa bersama di rumah warga dalam kegiatan "Rantangan Ning Ita".

Kegiatan ini bukan kali pertama digelar, melainkan telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dan secara rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan.

Dalam pelaksanaannya, Ning Ita hadir berkunjung ke beberapa titik rumah warga secara bergantian, sehingga kesempatan silaturahmi dan kebersamaan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.

Ia hadir bersama sang suami ke rumah warga dengan membawa hidangan berbuka yang dikemas dalam rantang berisi lauk pauk. Menu sederhana seperti sayur, lauk pendamping, sambal, dan nasi tersusun rapi dalam wadah bertingkat tersebut. Rantang itu menjadi simbol kebersamaan dan kesederhanaan dalam berbagi.

Setibanya di lokasi, Ning Ita menyapa tuan rumah dan keluarga dengan hangat. Ia kemudian duduk bersama warga beralaskan tikar, berbincang santai sambil menunggu azan Magrib. Percakapan yang terjalin membahas keseharian warga, usaha kecil yang dijalani, hingga kondisi lingkungan sekitar.

Menurut Ning Ita, kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

"Saya ingin tetap dekat dengan warga. Datang langsung ke rumah, duduk bersama, dan berbuka bersama seperti ini membuat silaturahmi terasa lebih erat," jelas Ning Ita, Senin (2/3/2026).

Ning Ita menegaskan bahwa inti dari kegiatan tersebut bukan pada kemewahan hidangan.

"Yang terpenting bukan soal menunya, tapi kebersamaan dan niat untuk saling berbagi. Dengan rantang sederhana ini, kita bisa merasakan bahwa kebahagiaan itu hadir ketika kita bersama," imbuhnya.

Menjelang waktu berbuka, doa dipanjatkan bersama sebelum menikmati hidangan yang telah disiapkan. Suasana berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Melalui momen sederhana tersebut, Ning Ita menunjukkan kedekatannya dengan warga Kota Mojokerto, hadir langsung dan berbagi di tengah suasana Ramadan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow