Anggota DPRD KLU Burhan M Nur: Warga Kayangan Tagih Tiga Janji Pembangunan Daerah

Janji politik pembangunan untuk masyarakat Kayangan itu diketahui sudah tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) KLU 2025-2029.

Maret 2, 2026 - 23:00
Anggota DPRD KLU Burhan M Nur: Warga Kayangan Tagih Tiga Janji Pembangunan Daerah

LOMBOK UTARA Masyarakat Kecamatan Kayangan menagih tiga janji pembangunan daerah untuk direalisasikan pemerintah Kabupaten Lombok Utara pada tahun anggaran 2026 ini. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan reses anggota DPRD KLU.

Adalah anggota DPRD KLU, Burhan M Nur, SH  Dapil III Kecamatan Kayangan yang menghadiri acara reses sidang pertama tahun 2026 ini. 

"Pada kegiatan reses pertama kemarin, masyarakat Kayangan menagih janji politik Pemda KLU untuk tiga program pembangunan di wilayah Kayangan," ungkapnya kepada TIMES Indonesia, Senin (2/3/2026). 

Politisi Demokrat ini menegaskan, bahwa janji politik pembangunan untuk masyarakat Kayangan itu diketahui sudah tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) KLU 2025-2029.

"Dimana janji politik pembangunan sudah tertuang dan masuk sebagai program prioritas selama lima tahun kedepan periode pemerintahan Najmul-Kus," tegasnya politisi Dapil III Kayangan ini.

Diketahui tiga janji politik tersebut merupakan poin krusial dalam nota kesepahaman (MoU) yang disepakati bersama tokoh masyarakat Kayangan Bersatu pada Pilkada 2024 lalu.

Burhan-M-Nur-2.jpg

Ia sebagai wakil rakyat Dapil Kayangan tentu memiliki rasa tanggung jawab moral untuk mengawal aspirasi tersebut.

"Aspirasi janji politik itu tentu harus saya kawal, terlebih Demokrat menjadi partai koalisi pemerintahan," katanya anggota Komisi II ini.

Adapun tiga proyek besar yang menjadi tuntutan masyarakat Kayangan diantaranya, percepatan pembangunan kampus, yang diharapkan sebagai wadah meningkatkan kualitas SDM lokal.

Kemudian, pembangunan Sport Center yang akan menjadi pusat kegiatan pemuda dan olahraga. Dan infrastruktur jalan, dimana pembangunan jalan sepanjang 8 kilometer yang menghubungkan Desa Kayangan hingga Desa Santong.

Politisi senior Kayangan ini mengakui bahwa ketiga proyek tersebut membutuhkan anggaran fiskal yang besar. Namun, ia memberikan solusi agar pembangunan dilakukan secara berkelanjutan.

"Jika kondisi keuangan daerah tahun ini belum mencukupi untuk sekaligus, maka harus direalisasikan secara bertahap. Paling lambat tahun 2027 sudah harus menjadi prioritas utama," tegas politisi yang telah menjabat selama lima periode tersebut.

Sebagai bagian dari fraksi koalisi pendukung pemerintahan Najmul-Kus, Burhan mengaku sering menerima tagihan janji dari para tokoh masyarakat.

Menurutnya, Kecamatan Kayangan memiliki posisi geografis yang strategis bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Lombok Utara.

"Terealisasinya tiga program ini akan memberikan dampak luas, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun sosial ekonomi masyarakat. Kayangan adalah masa depan kemajuan ekonomi KLU," tutupnya mantan Ketua DPRD KLU ini. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow