PT Karya Digital Harmoni Dorong UMKM Bangun Identitas Merek yang Lebih Kuat
Persaingan bisnis semakin ketat, terutama bagi UMKM yang harus berhadapan dengan banyak brand serupa.
JAKARTA - Persaingan bisnis semakin ketat, terutama bagi UMKM yang harus berhadapan dengan banyak brand serupa. Produk berkualitas saja tidak cukup, pelaku usaha perlu membangun identitas merek yang kuat agar mudah dikenali dan dipercaya konsumen. Sayangnya, masih banyak UMKM yang belum memiliki branding yang jelas.
Founder PT Karya Digital Harmoni, Naufal Noor Ashidqy, menilai ada sejumlah masalah yang sering dihadapi UMKM, mulai dari logo yang generik, visual tidak konsisten antar media, hingga minimnya pemahaman tentang positioning dan target pasar. “Branding sering dianggap tidak penting, padahal justru menjadi pembeda utama di tengah kompetisi,” ujarnya.
Untuk itu, PT Karya Digital Harmoni hadir sebagai partner UMKM dalam membangun identitas merek yang original, profesional, dan berdaya saing tinggi. Sejauh ini, perusahaan telah membantu lebih dari 8.500 UMKM meningkatkan profesionalitas bisnis melalui desain logo, identitas visual, packaging, company profile, hingga website.
Naufal menekankan, branding bukan sekadar estetika, melainkan faktor utama membangun kepercayaan konsumen, meningkatkan daya ingat brand, dan mendorong penjualan. “Brand yang kuat lebih mudah dikenal, dipercaya, dan dipilih,” jelasnya.
Ia juga membagikan beberapa tips sederhana untuk UMKM:
- Tentukan positioning yang jelas
- Gunakan logo dan visual profesional
- Konsisten dalam warna, font, dan tone komunikasi
- Kenali target pasar secara spesifik
- Bangun storytelling brand
- Aktif di platform digital seperti Instagram dan TikTok
Menurutnya, strategi tepat adalah membangun branding yang konsisten sejak awal, dengan positioning jelas dan identitas visual profesional. “Produk bagus saja tidak cukup, brand harus tampil meyakinkan sejak pertama kali dilihat,” tutup Naufal. (*)
Apa Reaksi Anda?