Progres RTLH 80 Persen, TMMD Ke-128 Probolinggo Kejar Target Sebelum Penutupan
Pengerjaan RTLH Srihayati capai 80 persen, TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo optimistis rampung sebelum 21 Mei 2026.
PROBOLINGGO - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo menunjukkan akselerasi signifikan menjelang masa penutupan. Salah satu proyek prioritas, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Srihayati di Desa Brabe, kini telah mencapai progres 80 persen.
Capaian ini menjadi indikator bahwa pelaksanaan TMMD berjalan sesuai timeline yang ditetapkan. Dengan sisa waktu hingga 21 Mei 2026, Satgas optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu.
Pengerjaan RTLH Srihayati dimulai sejak pekan kedua pelaksanaan TMMD, melalui tahapan sistematis mulai dari pembongkaran bangunan lama, penguatan struktur, hingga pembangunan ulang dengan material permanen.
Saat ini, pekerjaan memasuki tahap finishing, meliputi pemasangan plafon, pintu dan jendela, serta pengecatan. Cuaca cerah dalam beberapa hari terakhir turut mempercepat proses pengerjaan, terutama pada tahap pengeringan material.
Kopda Dedy, anggota Satgas TMMD Ke-128, menegaskan bahwa pengendalian kualitas tetap menjadi prioritas meskipun pengerjaan dilakukan secara cepat. “Kami mengejar target waktu, tetapi kualitas bangunan tetap harus terjaga agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dari sisi manajemen proyek, keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi antara Satgas, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat. Ketersediaan material yang stabil serta distribusi yang lancar juga menjadi faktor kunci percepatan pembangunan.
Model kolaboratif ini menunjukkan efektivitas pendekatan gotong royong dalam proyek pembangunan desa. Selain mempercepat pekerjaan, keterlibatan warga juga meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Srihayati sebagai penerima manfaat menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan rumahnya. Ia berharap rumah tersebut segera selesai sehingga dapat ditempati sebelum program TMMD berakhir.
Dengan progres yang telah mencapai 80 persen, rehabilitasi RTLH Srihayati menjadi salah satu contoh keberhasilan eksekusi program TMMD berbasis target. Jika tren ini konsisten, seluruh sasaran fisik di Desa Brabe berpotensi rampung sesuai jadwal. (*)
Apa Reaksi Anda?