Polbangtan Malang Siap Dukung Peningkatan Kompetensi Alsintan Bersama Disnakertrans Paser

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser melakukan koordinasi awal rencana kerja sama peningkatan kompetensi alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan Politeknik Pembanguna

April 20, 2026 - 16:29
Polbangtan Malang Siap Dukung Peningkatan Kompetensi Alsintan Bersama Disnakertrans Paser

MALANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser melakukan koordinasi awal rencana kerja sama peningkatan kompetensi alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang. Kunjungan ini diterima oleh jajaran pimpinan, yakni Ketua Senat, Wakil Direktur I, Wakil Direktur III, serta Kepala Tempat Uji Kompetensi (TUK) Polbangtan Malang, Kamis (16/04/2026).

Hadir bersama Kepala Disnakertrans, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappedalitbang serta Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnakertrans Kabupaten Paser sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Paser, Rizky Noviar, menyampaikan bahwa arah program pengembangan kompetensi difokuskan pada peningkatan keterampilan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di sektor pertanian, khususnya bagi generasi muda.

“Program pengembangan kompetensi ini diharapkan agar peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu berwirausaha.” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjalin silaturahmi sekaligus koordinasi terkait rencana penguatan kapasitas mekanisasi alat pertanian. Sebelumnya, Disnakertrans Kabupaten Paser telah memiliki pengalaman kerja sama dengan institusi pendidikan pada sektor perikanan, sehingga diharapkan kolaborasi dengan Polbangtan Malang dapat memperluas cakupan pengembangan kompetensi di sektor pertanian.

Polbangtan Malang

Menurutnya, Kabupaten Paser memiliki cukup banyak peralatan pertanian yang perlu didukung dengan kemampuan sumber daya manusia dalam hal perawatan dan perbaikan. Selama ini, ketergantungan terhadap bantuan masih cukup tinggi ketika terjadi kerusakan alat.

“Nantinya ketika ada alat yang rusak atau terjadi trouble, masyarakat bisa memperbaiki sendiri. Harapannya, di masing-masing kelompok tani dan kecamatan bisa berkembang layanan service alat pertanian,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur I Polbangtan Malang menyambut baik rencana kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa Polbangtan Malang memiliki fasilitas, tenaga pengajar, serta Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang siap mendukung pelaksanaan penguatan kapasitas mekanisasi alsintan secara komprehensif.

“Kami sangat terbuka untuk bersinergi dalam peningkatan kompetensi alsintan, melalui pembekalan teknis. Harapannya, peserta tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki daya saing dan mampu mengembangkan usaha di bidang jasa alsintan,” ujarnya.

Selain agenda koordinasi, rombongan Disnakertrans Kabupaten Paser juga berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke divisi alsintan serta fasilitas packing house yang dimiliki oleh Polbangtan Malang. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai pengelolaan peralatan pertanian serta penanganan pascapanen yang modern dan terintegrasi, sebagai referensi dalam pengembangan program di Kabupaten Paser.

Sebagai tindak lanjut dari program yang direncanakan, Disnakertrans Kabupaten Paser akan membentuk kelompok berbasis masyarakat yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan alsintan. Kelompok ini direncanakan hadir dengan konsep bengkel pertanian yang fokus menangani kerusakan alat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow