Petugas Siapkan Skema Mitigasi di Bir Ali, Antisipasi Penumpukan Jemaah Indonesia
Kadaker Madinah menyiapkan skema mitigasi di Bir Ali untuk mencegah penumpukan jemaah haji Indonesia. Delapan pos disiagakan untuk mengatur pergerakan, sekaligus memastikan jemaah tetap dapat mengambi
MADINAH - Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Khalilurrahman bersama sektor Bir Ali sudah mempersiapkan skema mitigasi penumpukan kedatangan jemaah haji Indonesia dari hotel penginapan ke Bir Ali Madinah.
“Jadi di Bir Ali kan kita ada petugas. Nah nanti bus itu akan diarahkan di tempat yang lebih luang atau dari sana akan ada pengaturan supaya tidak ada penumpukan,” ucap Kadaker Madinah Khalilurrahman di Madinah, Rabu (29/4/2026).
Kadaker Madinah menjelaskan di Bir Ali ini, petugas akan terbagi menjadi 8 pos yang fungsinya mengatur pergerakan jemaah haji Indonesia yang ada dalam bus dari Madinah ke Makkah.
“Masing-masing kloter itu akan diarahkan ke pos satu, nanti kalau ada bus berikutnya kita arahkan ke pos dua dan seterusnya,” jelas Kadaker Madinah.
Meskipun Bir Ali merupakan tempat pengambilan miqat bagi jemaah di seluruh dunia, Kadaker Madinah memastikan bahwa jemaah haji Indonesia akan tetap bisa mengambil miqat di tempat tersebut.
“Itu kan tempat untuk mengambil miqat seluruh dunia. Nah, kita teman-teman sektor dari Bir Ali itu ingin memastikan bahwa semua jemaah yang mengambil miqat itu semuanya bisa melaksanakan, mengambil miqat dan tidak ada yang tertinggal di sana,” ungkapnya.
Karena adanya perbedaan suhu cuaca antara Madinah dan Makkah, Kadaker Madinah mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti payung, topi, kacamata dan botol minum.
“Membawa alat pelindung diri baik itu masker, kemudian topi, payung, kacamata, kemudian air jangan kurang. Kemudian juga makan, minum yang bergizi dan istirahat yang cukup,” tandasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?