Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang Sambut Rombongan Rihlah Ilmiyah dari Malaysia

Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menerima kunjungan 25 peserta Rihlah Ilmiyah dari Terengganu, Malaysia, untuk mempererat ukhuwah dan mengenal lebih dekat perjuangan Buya Ham

Juli 4, 2026 - 14:00
Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang Sambut Rombongan Rihlah Ilmiyah dari Malaysia
BUKIT TINGGI -

Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menerima kunjungan 25 peserta Rihlah Ilmiyah dan Alamiyah dari Pertubuhan Persaudaraan Ummah Kemaman, Terengganu, Malaysia, Jumat (3/7/2026). Kunjungan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperdalam pemahaman mengenai sejarah perjuangan dan pemikiran ulama besar Indonesia, Buya Hamka.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh sivitas akademika Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang di halaman utama pesantren. Prosesi penyambutan berlangsung meriah dengan iringan tambua, musik tradisional khas Minangkabau yang menghadirkan nuansa budaya Ranah Minang.

Selanjutnya, para tamu diajak menyaksikan demonstrasi Tapak Suci, seni bela diri khas Muhammadiyah, yang diperagakan para santri. Penampilan yang menampilkan ketangkasan dan disiplin tersebut mendapat apresiasi dari rombongan tamu.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Aula Hamka. Mudir Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, M.A., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rihlah Ilmiyah dan Alamiyah.

"Kami mengucapkan selamat datang di Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Terima kasih telah berkenan berkunjung ke pesantren yang memiliki nilai sejarah penting sebagai lembaga pendidikan yang pernah dipimpin oleh Buya Hamka," ujarnya.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari para santri yang membawakan lagu legendaris Minangkabau, Minangkabau Tanah Nan Den Cinto dan Ayam Den Lapeh. Penampilan tersebut memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada para tamu dari Negeri Jiran.

Suasana semakin khidmat saat Ustaz Surya Bunawan menyampaikan paparan mengenai perjalanan hidup, perjuangan, serta keteladanan Buya Hamka. Penyampaian yang penuh penghayatan membuat para peserta larut dalam kisah inspiratif ulama, sastrawan, dan tokoh bangsa tersebut.

Ketua rombongan Rihlah Ilmiyah dan Alamiyah dari Terengganu, Ustadz Nik Muhammad Nasri bin Nik Malik, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang.

Ia menilai kunjungan tersebut memberikan pengalaman berharga, khususnya dalam mengenal lebih dekat sosok Buya Hamka beserta warisan pemikiran dan perjuangannya.

Sebagai penutup acara formal, kedua belah pihak saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan dan penguatan hubungan antarlembaga pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia.

Sebelum mengakhiri rangkaian kunjungan, seluruh peserta diajak mengunjungi Museum Buya Hamka yang berada di lingkungan pesantren. Dalam sesi tersebut, rombongan melihat berbagai koleksi peninggalan Buya Hamka, termasuk Kamar Suduik, ruang sederhana yang menjadi saksi perjalanan intelektual dan perjuangan beliau.

Kunjungan yang sarat nilai sejarah, budaya, dan pendidikan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol eratnya persaudaraan antara Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dan Pertubuhan Persaudaraan Ummah Kemaman, Terengganu, Malaysia.

Melalui kegiatan ini, kedua lembaga berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi awal kerja sama yang lebih erat dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan peradaban Islam di kawasan Asia Tenggara.(*0

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow