Pernah Gagal, Sony Pictures tetap Bikin Reboot Charlie's Angels
ilm itu dianggap seksis karena obyektifitas perempuan hingga stereotip rasial. Hasilnya banyak orang yang memboikot film tersebut, hingga flop di Hollywood.
JAKARTA Sony Pictures memastikan tetap membuat reboot film Charlie's Angels meski pernah gagal.
Ya film ini pernah gagal bahkan menuai kontroversi saat tayang di tahun 2019 lalu. Film itu dianggap seksis karena obyektifitas perempuan hingga stereotip rasial.
Hasilnya banyak orang yang memboikot film tersebut, hingga flop di Hollywood.
Meski begitu, Sony Pictures tetap ingin membuat reboot film Charlie's Angels. Film ini akan digarap oleh ditulis oleh Pete Chiarelli, penulis di balik The Proposal dan Crazy Rich Asians.
Sedangkan kursi sutradara belum dipilih. Drew Berrymore kabarnya akan menjadi produser untuk Charlie's Angles lewat rumah produksinya Flower Films.
Charlie's Angels
Film ini diangkat dari serial AS yang pertama kali tayang tahun 1976. Menceritakan tiga detektif perempuan yang bekerja untuk Townsend Agency miliki Charlie Townsend sosok misterius yang tak pernah menujukkan wajahnya.
Sony Pictures kemudian mengangkat series ini ke layar lebar, dan tayang tahun 2000. Saat itu Drew Berrymore, Cameron Diaz dan Lucy Liu menjadi pemeran utamanya.
Kemudian sekuelnya dirilis pada 2003 dnegan judul Charlie’s Angels: Full Throttle.
Reboot Charlie's Angles dirilis tahun 2019. Film yang dibintangi Kristen Stewart, Naomi Scott, dan Ella Balinska serta disutradarai Elizabeth Banks gagal memenuhi ekspektasi komersial.
Kini Sony Pictures ingin kembali membuat reboot Charlie's Angles dengan pemeran baru. Namun belum ada konfirmasi siapa siapa yang akan menjadi pemerannya. (*)
Apa Reaksi Anda?