Dishub Ponorogo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Mudik Lebaran 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo mulai memetakan titik-titik krusial yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan.
PONOROGO Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo mulai memetakan titik-titik krusial yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan. Langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas disiapkan guna memastikan kelancaran akses bagi para pemudik yang masuk maupun melintasi Bumi Reog.
Kepala Dinas Perhubungan Ponorogo, Wahyudi, menegaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah memecah konsentrasi kendaraan di jalur-jalur protokol. Pihaknya telah melakukan koordinasi intensif lintas sektoral untuk mematangkan skenario di lapangan.
"Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di beberapa titik yang diprediksi rawan kepadatan. Sinergi ini melibatkan Polres Ponorogo, Kodim 0802/Ponorogo, serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Ponorogo agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat dan terukur," ujar Wahyudi kepada TIMES Indonesia, Sabtu (14/6/2027).
Salah satu titik yang mendapatkan perhatian ekstra adalah kawasan Alun-Alun Ponorogo. Sebagai pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata pasar malam maupun kuliner, area ini kerap mengalami bottleneck saat libur lebaran.
Wahyudi menambahkan, selain rekayasa arus, penataan kantong parkir juga menjadi instrumen penting untuk mencegah kemacetan yang mengekor ke jalan utama.
"Kawasan Alun-Alun dipastikan mendapat perhatian khusus. Kami akan menempatkan personel di sana untuk mengatur sirkulasi kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang stagnan, terutama pada jam-jam rawan seperti malam hari," imbuhnya.
Wahyudi juga menyebutkan bahwa beberapa wilayah telah siap menyambut kedatangan pemudik, termasuk perbaikan infrastruktur dari arah Ponorogo-Trenggalek, dan sebaliknya.
Sejalan dengan hal tersebut, pihak kepolisian juga telah menyiapkan personel untuk memperkuat pengamanan jalur. Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya, menyatakan bahwa pemetaan titik rawan kecelakaan (blackspot) dan rawan macet (troublespot) sudah rampung dilakukan.
"Kami dari Satlantas Polres Ponorogo mendukung penuh langkah rekayasa yang disusun Dishub. Selain di pusat kota, pengawasan juga akan kami perketat di jalur perbatasan antar kabupaten. Kami imbau pemudik untuk selalu memantau informasi terkini mengenai pengalihan arus agar perjalanan tetap nyaman," tegas AKP Dewo Wishnu Setya.
Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan angka kemacetan di Ponorogo dapat ditekan, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan momen kemenangan di kampung halaman.(*)
Apa Reaksi Anda?