Perkuat Peran Ayah dalam Perawatan Bayi BBLR, RSUD Mohammad Natsir Solok Gagas BARASIAH
Program ini telah berjalan secara berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari penguatan layanan bayi kecil, baik di rumah sakit maupun saat perawatan lanjutan di rumah.
SOLOK - RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat menghadirkan inovasi BARASIAH (Bapak Sigap Merawat Bayi Kecil di Rumah) sebagai upaya memperkuat peran keluarga, khususnya ayah, dalam perawatan bayi berat lahir rendah (BBLR).
Program ini telah berjalan secara berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari penguatan layanan bayi kecil, baik di rumah sakit maupun saat perawatan lanjutan di rumah.
Data RSUD Mohammad Natsir Kota Solok menunjukkan tren peningkatan jumlah bayi kecil/BBLR yang dirawat, yakni 98 bayi pada 2023, meningkat menjadi 115 bayi pada 2024, dan kembali naik menjadi 122 bayi pada 2025.
Kondisi ini menandakan bahwa bayi kecil masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan intervensi berkelanjutan.
Inovasi ini sendiri dipelopori oleh Bidan Rini Haryati, S.Tr.Keb bersama tenaga kesehatan di RSUD Mohammad Natsir Kota Solok.
Program BARASIAH hadir sebagai solusi atas masih tingginya risiko kesakitan dan kematian neonatal, serta rendahnya keterlibatan ayah dalam perawatan bayi kecil.
Permasalahan yang ditemukan antara lain masih kurangnya pemahaman keluarga tentang pentingnya ASI eksklusif dan Metode Kanguru, serta perawatan bayi yang masih terfokus pada ibu. Hal ini menyebabkan perawatan bayi kecil di rumah belum berjalan optimal.
Untuk mengatasi hal tersebut, BARASIAH dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari edukasi kepada ayah, pelatihan praktik langsung, hingga pendampingan berkelanjutan.
Ayah diberikan pemahaman terkait perawatan bayi BBLR, penerapan Metode Kanguru, serta kemampuan mengenali tanda bahaya pada bayi sejak dini.
Pendampingan juga dilakukan melalui buku pemantauan, grup WhatsApp, kunjungan rumah, serta kontrol rutin ke fasilitas kesehatan. (*)
Apa Reaksi Anda?