Perkuat Kedisiplinan dan Adab Beribadah, MTsN 9 Jombang Libatkan OSIS dalam Pembinaan Karakter
Kedisiplinan siswa dalam mengenakan atribut sekolah serta adab saat beribadah menjadi perhatian serius MTs Negeri 9 Jombang.
JOMBANG Kedisiplinan siswa dalam mengenakan atribut sekolah serta adab saat beribadah menjadi perhatian serius MTs Negeri 9 Jombang. Berdasarkan hasil pengamatan pihak madrasah, masih ditemukan sejumlah siswa yang belum disiplin menggunakan atribut secara lengkap dan benar. Selain itu, pelaksanaan salat berjamaah dinilai masih memerlukan pembenahan, terutama terkait kerapian shaf dan suasana yang terkadang kurang kondusif.
Kondisi tersebut mendorong madrasah untuk memperkuat pembinaan karakter, khususnya dalam aspek adab beribadah dan kedisiplinan. Langkah ini sejalan dengan visi MTsN 9 Jombang dalam membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, unggul dalam prestasi, serta berwawasan lingkungan.
Pembinaan dilakukan melalui pengarahan rutin, pendampingan guru, serta penguatan nilai disiplin dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.
Peran Aktif OSIS dalam Pembinaan
Ketua OSIS MTsN 9 Jombang, Pungki (8C), mengakui bahwa menjalankan program kedisiplinan bukan tanpa tantangan, terutama ketika harus mengingatkan teman sebaya maupun kakak tingkat.
“Dalam menjalankan seluruh visi dan program OSIS, tentu terdapat tantangan, khususnya dalam mengingatkan teman sebaya maupun kakak tingkat yang belum sepenuhnya mematuhi peraturan. Namun demikian, saya tetap berkomitmen menjalankan program ini sebagai upaya menumbuhkan karakter siswa madrasah yang berakhlakul karimah, beradab, dan berprestasi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Nafshi (8D) selaku anggota OSIS putri menyampaikan bahwa menata shaf saat salat berjamaah menjadi salah satu tantangan tersendiri.
“Tantangan yang saya hadapi meliputi kesulitan dalam menata shaf saat salat berjamaah, menegur siswa yang belum mengenakan atribut lengkap, serta rasa kurang percaya diri ketika harus menegur kakak kelas. Meskipun demikian, saya tetap berupaya melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya demi kebaikan dan ketertiban bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Firman (8B) anggota OSIS putra, menekankan pentingnya kesabaran dalam menjalankan tugas.
“Saya berusaha bersabar ketika menghadapi siswa yang sulit diatur dan menahan emosi agar tidak menimbulkan konflik. Ketika situasi kurang kondusif, saya memilih tetap tenang dan menunggu keadaan kembali terkendali,” katanya.
Disiplin sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter
Salah satu guru MTsN 9 Jombang menegaskan bahwa pembiasaan disiplin dalam hal kecil merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.
“Kami ingin membiasakan siswa untuk beribadah dengan tertib dan penuh kesadaran. Disiplin dalam hal kecil, seperti atribut dan kerapian shaf salat, merupakan bagian dari pendidikan karakter yang akan membentuk akhlak mereka,” ujarnya.
Madrasah berharap melalui penguatan pembinaan ini, budaya tertib, sopan, dan beradab semakin mengakar dalam keseharian siswa. Dengan demikian, MTs Negeri 9 Jombang tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan kedisiplinan yang kuat dalam setiap aspek kehidupan. (*)
Apa Reaksi Anda?