Peringati HBP ke-62, Karutan Banjarnegara: Momentum Penguatan Komitmen Bersama Bekerja Lebih Baik
Lapas Kelas IIB Banjar rayakan HBP ke-62 dengan bakti sosial, gerobak usaha, 50 paket sembako, beasiswa, perekaman e-KTP 494 warga binaan, dan penghargaan bagi pegawai berprestasi.
BANJARNEGARA - Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara (Karutan Banjarnegara) Dodik Harmono memberikan bantuan sosial kepada sejumlah warga binaan di Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diperingati di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banjarnegara, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi nyata dalam memperkuat upaya pembinaan berkesinambungan. Sedang kegiatan lain yang dilakukan dalam momen HBP Tahun 2026, seluruh jajaran mengikuti tasyakuran secara virtual melalui Zoom Meeting di Aula Gatotkaca.
Dalam kesempatam ini juga diputar video perjalanan 62 tahun Pemasyarakatan, sebuah narasi visual yang tidak hanya merekam sejarah tetapi juga memperlihatkan dinamika transformasi kelembagaan dalam menjawab tantangan zaman.
Puncak kegiatan, adalah sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi penegas arah kebijakan ke depan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan publik, penguatan integritas, serta optimalisasi fungsi pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan.
Dodik menegaskan bahwa peringatan HBP harus dimaknai sebagai momentum penguatan komitmen bersama.
“Ini bukan hanya peringatan, tetapi pengingat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Pembinaan harus semakin berkualitas, pelayanan harus semakin humanis, dan kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Karutan Banjarnegara.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa soliditas dan kebersamaan yang terbangun dalam momentum ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendorong perubahan positif di lingkungan Pemasyarakatan.
Hal ini sekaligus menunjukkan kesiapan jajaran Rutan Banjarnegara dalam mendukung agenda reformasi Pemasyarakatan yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil kerja.
"Pada akhirnya, semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata tetapi harus menjelma menjadi energi kolektif yang terus menggerakkan peningkatan kinerja, menjaga integritas,dan bermanfaat bagi warga binaan maupun masyarakat luas," tegas Karutan Banjarnegara. (*)
Apa Reaksi Anda?