Pengumuman OSN-K 2026 Kota Batu Masih Ditunda, Dindik Minta Jangan Percaya Informasi Keliru

Dindik Kota Batu meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait hasil Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026.

Juli 3, 2026 - 18:20
Pengumuman OSN-K 2026 Kota Batu Masih Ditunda, Dindik Minta Jangan Percaya Informasi Keliru

BATU - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait hasil Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026. Pengumuman resmi peserta yang lolos ke tahap berikutnya hingga saat ini belum diterbitkan oleh pemerintah pusat.

Penegasan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan Nomor 420/755/35.79.401/VI/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat. 

Dalam surat itu dijelaskan bahwa Kota Batu masih termasuk daerah yang belum menerima hasil resmi OSN-K dari Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Menindaklanjuti surat Kepala Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 1194/B/H3/PN.00/2026 tanggal 27 Juni 2026, bahwa Kota Batu bersama 12 kabupaten/kota lainnya belum masuk dalam daftar pengumuman OSN-K," tulis Alfi dalam surat yang diterbitkan pada 29 Juni 2026.

Menurutnya, keterlambatan tersebut terjadi pada pengumuman hasil seleksi OSN-K jenjang SD/MI sederajat maupun SMP/MTs sederajat. Kondisi itu kemudian memunculkan berbagai informasi yang tidak sesuai fakta hingga menimbulkan keresahan di kalangan sekolah, peserta, dan orang tua.

Untuk itu, Dindik Kota Batu meminta seluruh kepala sekolah, baik negeri maupun swasta, memberikan penjelasan kepada guru, siswa peserta OSN-K, serta wali murid agar tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

"Dimohon agar Bapak/Ibu Kepala Sekolah dapat menyampaikan kepada guru, siswa peserta OSN-K, dan atau orang tua siswa agar bersabar terlebih dahulu menunggu hasil resmi," ujar Alfi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial sebelum ada kepastian dari kementerian. Dinas Pendidikan, lanjutnya, masih terus melakukan koordinasi dengan Pusat Prestasi Nasional untuk memperoleh hasil akhir seleksi.

"Masyarakat diimbau tidak mudah terpancing atas informasi yang beredar di media sosial. Saat ini Dinas Pendidikan Kota Batu masih terus berkoordinasi dengan Kepala Pusat Prestasi Nasional terkait pengumuman hasil OSN-K yang telah dilaksanakan di Kota Batu," tegasnya.

Hingga saat ini, Dinas Pendidikan Kota Batu masih menunggu penyampaian data resmi dari pemerintah pusat. Setelah hasil diterima, pengumuman akan segera disampaikan kepada seluruh sekolah dan masyarakat melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan akun Instagram @olimpiadefolk yang menyebut kelalaian administratif Dinas Pendidikan Kota Batu menjadi penyebab seluruh pelajar SD dan SMP asal Kota Batu gagal mengikuti tahapan Olimpiade Sains Nasional (OSN). 

Unggahan tersebut memicu gelombang komentar dari warganet yang mempertanyakan proses pendaftaran peserta.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kegagalan mengunggah dokumen administrasi diduga membuat seluruh peserta asal Kota Batu tidak dapat mengikuti OSN tahun ini. Narasi tersebut juga menyoroti kekecewaan para siswa, guru, dan orang tua yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.

Kolom komentar unggahan itu pun dibanjiri respons publik. Salah satunya datang dari akun @Im.har yang meminta adanya sanksi tegas apabila benar terjadi kelalaian administrasi. Sementara akun @asiah3003 mengaku sedih membayangkan kekecewaan siswa, guru, dan orang tua yang telah berjuang mempersiapkan OSN namun gagal mengikuti seleksi.

Menanggapi ramainya pemberitaan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Batu membantah tudingan telah lalai mengunggah berkas administrasi peserta. Dinas menegaskan seluruh dokumen telah dikirim melalui sistem resmi OSN dan memiliki bukti lengkap proses pengunggahan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja, mengatakan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Semua sudah kami upload sesuai ketentuan. Kami memiliki bukti unggah dan seluruh persyaratan di sistem sudah dicentang sebagai lengkap. Kalau memang ada kekurangan, tentu akan ada pemberitahuan dari penyelenggara. Faktanya, tidak pernah ada informasi bahwa berkas kami kurang," ujarnya, Minggu (28/6/2026) kemarin.

Ia menjelaskan dokumen yang diwajibkan, mulai dari tautan video, berita acara hingga dokumen pendukung lainnya, telah diunggah melalui aplikasi resmi OSN. 

"Setelah seluruh tahapan selesai, status administrasi peserta juga telah dinyatakan lengkap oleh sistem," ungkapnya.(*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow