Pembangunan KDKMP di Kabupaten Malang Dikebut, 127 Lokasi Rampung dan Siap Operasi

Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Malang capai 127 dari 340 titik, didukung TNI dan PT Agrinas, jelang launching nasional KDKMP.

Mei 16, 2026 - 18:31
Pembangunan KDKMP di Kabupaten Malang Dikebut, 127 Lokasi Rampung dan Siap Operasi

MALANG - Program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Malang mulai memasuki tahap penyelesaian. Dari ratusan titik yang dibangun, sebanyak 127 lokasi telah selesai sepenuhnya dan mulai dipersiapkan untuk mendukung operasional koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho menyebut pembangunan KDKMP di Kabupaten Malang terus berjalan sesuai target pemerintah pusat.

Menurut Bayu, total pembangunan yang sedang berjalan saat ini mencapai 340 titik. Dari jumlah tersebut, 127 titik telah dinyatakan selesai 100 persen.

“Per hari ini sudah berjalan pembangunan 340 titik dan yang sudah selesai 100 persen tadi malam itu sudah 127 titik,” katanya.

Setelah pembangunan fisik selesai, tahap berikutnya adalah pendistribusian sarana operasional. Setiap koperasi nantinya akan mendapatkan dukungan kendaraan berupa truk dan mobil pick up untuk menunjang aktivitas distribusi dan logistik.

Bayu mengatakan penyaluran kendaraan dilakukan secara bertahap mengikuti progres penyelesaian bangunan di masing-masing lokasi.

“Sebagian sudah dan prosesnya bertahap sesuai dengan proses pembangunannya, yang sudah 100 persen akan didukung secara bertahap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara umum proses pembangunan di lapangan berjalan cukup lancar. Meski demikian, beberapa titik sempat mengalami keterlambatan penyelesaian akibat faktor cuaca yang memengaruhi pekerjaan konstruksi.

Target awal pembangunan ditetapkan selama tiga bulan. Namun kondisi cuaca di sejumlah wilayah menyebabkan proses pengerjaan membutuhkan waktu lebih panjang.

“Ada beberapa titik yang melebihi target. Kita kan targetnya tiga bulan. Tetapi Alhamdulillaah semuanya support. Jadi kendala-kendala di lapangan bisa kita atasi, yang tidak bisa kita lawan adalah kendala cuaca. Kalau itu memang di luar kendali,” jelas Bayu.

Program KDKMP sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diatur melalui Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan fisik.

Perusahaan tersebut kemudian bekerja sama dengan TNI untuk mempercepat pembangunan di berbagai daerah.
Kodim 0818/Malang-Batu dalam hal ini bertugas membantu proses pembangunan hingga fasilitas siap digunakan. Setelah seluruh tahapan konstruksi selesai, pengelolaan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak koperasi melalui PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Sesuai Inpres kita memang bertanggung jawab atau diberikan tugas membangunnya saja. Nanti setelah proses pembangunan kita serahkan ke PT Agrinas, kemudian Agrinas menyerahkan ke pihak koperasi dan pihak koperasi yang melanjutkan,” beber Bayu.

Selain membantu pembangunan, TNI juga akan mendukung proses distribusi dan koordinasi dengan pemerintah desa agar operasional koperasi dapat berjalan optimal.

Bayu menambahkan, pihak PT Agrinas nantinya juga akan memberikan pendampingan selama dua tahun kepada pengelola koperasi.

“Nanti akan ada pendampingan dari Agrinas selama dua tahun. Kita dari TNI sementara ini bertanggung jawab dalam proses pembangunannya dulu. Setelah itu akan kita bantu distribusinya, kita bantu komunikasikan dan fasilitasi dengan pemerintah desa,” katanya.

Saat ini, jajaran TNI bersama pemerintah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah juga tengah melakukan persiapan akhir menjelang peluncuran nasional KDKMP oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Peluncuran serentak tersebut dijadwalkan berlangsung di 1.061 titik yang tersebar di dua provinsi dengan pusat kegiatan berada di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk.

“Ini kebetulan hari ini sedang persiapan untuk launching 1.061 titik di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang besok akan dipimpin Bapak Presiden Prabowo langsung,” pungkas Bayu. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow