Desa Lumingser di Tegal Jadi Saksi Peluncuran KDKMP 1.061 Titik, Dandim: Simbol Penguatan Ekonomi Desa

Presiden Prabowo luncurkan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih via vicon. Desa Lumingser Tegal jadi titik penting. Dandim 0712: program ini adaptif teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

Mei 16, 2026 - 18:31
Desa Lumingser di Tegal Jadi Saksi Peluncuran KDKMP 1.061 Titik, Dandim: Simbol Penguatan Ekonomi Desa

TEGAL - Times Indonesia, Tegal - Di tengah hamparan perdesaan yang tenang di Kabupaten Tegal, suasana berbeda terasa di Desa Lumingser pada Sabtu (16/5/2026). Desa ini menjadi salah satu titik penting dalam pelaksanaan video conference (vicon) peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di 1.061 titik di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur oleh Presiden Prabowo Subianto.

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni peluncuran program, melainkan penanda perubahan besar dalam cara desa-desa di Indonesia membangun kekuatan ekonominya.

Di halaman KDKMP Desa Lumingser, layar besar menampilkan koneksi langsung dengan pusat acara nasional. Melalui teknologi digital, pemerintah pusat, pemerintah daerah, unsur TNI, hingga legislatif hadir dalam satu ruang virtual yang sama. 

Momen ini memperlihatkan bagaimana batas geografis kini tidak lagi menjadi penghalang bagi koordinasi pembangunan.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0712 Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan hanya program ekonomi biasa. 

Dandim 0712 Tegal 2

Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa melalui sistem kelembagaan yang lebih terstruktur dan terintegrasi. “Kegiatan ini menjadi simbol penguatan ekonomi berbasis desa yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kolaborasi lintas sektor,” demikian makna yang tercermin dari pelaksanaan vicon tersebut. 

Peran TNI, khususnya melalui Kodim 0712 Tegal, juga terlihat dalam pendampingan program teritorial yang selama ini menyentuh langsung masyarakat desa.

Sedangkan Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa desa kini tidak lagi berada di pinggiran pembangunan. Desa justru menjadi bagian penting dari arus utama transformasi ekonomi nasional. 

Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk Forkopimda, Wakil DPRD Kabupaten Tegal, Sekda Kabupaten dan Kota Tegal, menunjukkan bahwa program tersebut memiliki dukungan lintas institusi.

Di balik kegiatan ini, terdapat visi besar untuk memperkuat koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi lokal. KDKMP 1.061 titik dirancang menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat yang inklusif. 

Sektor pertanian, perdagangan, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi fokus utama yang diharapkan dapat berkembang lebih terarah.

Lebih dari itu, model koperasi KDKMP yang dikembangkan juga diarahkan untuk lebih modern dan adaptif terhadap era digital.

Pengelolaan yang lebih transparan, sistem yang terintegrasi, serta akses yang lebih luas terhadap pasar menjadi harapan utama dari program ini.

Desa Lumingser Kabupaten Tegal pada hari itu tidak hanya menjadi lokasi kegiatan, tetapi juga simbol perubahan paradigma pembangunan desa di Indonesia. 

"Hampir semua Desa Di Kabupaten Tegal telah ada KDKMP dan Dari Desa Lumingser ini akan mampu menjadi motivasi dalam meningkatkan pembangunan di daerah khususnya Di Kabupaten / Kota Tegal " tegas Dandim 0712 Letkol Inf Rachmat Ferdiantono. Dari yang sebelumnya bersifat konvensional, kini desa-desa mulai diarahkan menuju ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow