Pelukan Danrem Kohir di Slempit, Simbol TMMD 128 Gresikyang Menyentuh Hati Warga
Kunjungan Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir ke TMMD 128 Gresik menghadirkan momen haru saat meninjau enam rumah Rutilahu di Desa Slempit.
GRESIK - Di tengah deru pembangunan rumah layak huni di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, sebuah pelukan hangat menjadi momen yang paling membekas bagi warga.
Bukan sekadar kunjungan kerja, kehadiran Kohir di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik menghadirkan suasana yang penuh kedekatan dan empati, Selasa (12/5/2026).
Didampingi Fadly Subur Karamaha, Danrem meninjau langsung progres pembangunan enam rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang kini sedang dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat.
Namun yang paling menyentuh bukan hanya laporan pembangunan, melainkan cara Brigjen TNI Kohir menyapa warga. Ia mendengarkan cerita mereka, menanyakan kondisi keluarga, hingga memeluk salah satu penerima manfaat.
Gestur sederhana itu menjadi simbol bahwa TMMD tidak hanya membangun tembok dan atap rumah, tetapi juga membangun rasa percaya antara TNI dan rakyat.
Enam rumah yang ditinjau merupakan milik Ibu Sri Cendani, Ibu Eka Irawati, Ibu Warni, Bapak Sumaun, Bapak Lulus, dan Ibu Sumani. Program ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-128 yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
“Melalui TMMD ini, kami ingin hadir membantu kesulitan rakyat. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” ujar Brigjen TNI Kohir.
Bagi warga Slempit, kunjungan tersebut menghadirkan kebanggaan tersendiri. Mereka melihat langsung bahwa para pimpinan TNI tidak hanya datang untuk memantau pekerjaan, tetapi juga menunjukkan perhatian kepada masyarakat kecil.
Kunjungan Danrem 084 Bhaskara Jaya menjadi pengingat bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari bangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga dari hubungan kemanusiaan yang tumbuh di tengah proses pembangunan.(*)
Apa Reaksi Anda?