Pekan Islami PT ACA Ada Doa Spontan Anak Yatim untuk Iwan Kurniawan

Untuk kali pertama dalam sejarah Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi yang telah berlangsung selama XIX tahun, hampir dua dekade, Komisaris Utamanya, Iwan Kurniawan didoakan langsung oleh anak yatim,

Maret 10, 2026 - 21:00
Pekan Islami PT ACA Ada Doa Spontan Anak Yatim untuk Iwan Kurniawan

MALANG Untuk kali pertama dalam sejarah Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi yang telah berlangsung selama XIX tahun, hampir dua dekade, Komisaris Utamanya, Iwan Kurniawan didoakan langsung oleh anak yatim, tanpa teks, spontan, yang disampaikan di hadapan Bupati Malang, H.M Sanusi MM, Selasa (10/3/2026) pagi tadi di Jabung.

Biasanya doa anak yatim untuk Iwan Kurniawan disampaikan perwakilan anak yatim secara tertulis. Itupun bukan tulisan karyanya tetapi yang menulis pendampingnya.

Bocah yatim penyampai doa itu adalah M.Sunan Akbar Abi Farel (10) yang masih duduk di kelas 4 SD dari Desa kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Pekan-Islami-PT-ACA--b.jpgBupati Malang, HM Sanusi MM dan Iwan Kurniawan sama-sama tampak bergembira setelah melihat anak-anak yatim juga senang. (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

Yang sangat menarik cara menyampaikannya spontan dengan susunan kalimat doanya seperti yang umum disampaikan orang dewasa, bahkan pejabat sekalipun. 

Farel menyampaikannya sesaat setelah ia memenangkan adu menghafal doa yang dipandu Bupati Malang. Ia memenangkan sebuah mobil-mobilan elektrik.

Tanpa diminta menyampaikan doa,  spontan awalnya menyampaikan terimakasih dan berdoa untuk Iwan Kurniawan. Kalimat berikutnya ia mengucapkan kata-kata begini: .......semoga pak Iwan selalu diberi kesehatan, diberi umur panjang dan diberi rezeki yang berlimpah....

Semua kaget dan terkesima. Bupati Malang pun sesaat juga tersentak dengan ucapan Farel itu. Begitu juga dengan Iwan Kurniawan. "Ya...dia memang layak menang. Saya terimakasih ya dik," jawab Iwan saat itu.

Ternyata Farel bukan seperti yang lain. Ia ternyata memang sudah terbiasa menyampaikan doa dalam berbagai pertemuan, baik di rumahnya, sekolahan maupun acara-acara pengajian.

Farel adalah Pengidola Gus Idham. Ia hampir setiap hari memelototi pengajian-pengajian Gus Idham. "Saya juga belajar dari situ. Tapi yang utama saya diajari oleh guru ngaji saya," ujar Farel.

Pekan-Islami-PT-ACA--a.jpgPermainan dry-ice dari pesulap juga membuat anak-anak yatim senang dan berebut untuk menyentuhnya.(FOTO : Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

Hari ini Iwan Kurniawan menyantuni 1.090 anak yatim di wilayah Kecamatan Jabung dan Kecamatan Pakisaji. Di Jabung ada 404 anak yatim yang disantuni , dan di Pakis ia menyantuni 686 anak yatim.

Dalam Pekan Islami kali ini, Iwan Kurniawan juga mulai mengekspose nama, alamat dan no telp rumahnya. Caranya ia meminta anak-anak yang dipanggil ke depan untuk menghafal stempel berwarna biru di sudut amplop putih santunannya. Disitu tertera nama Iwan Kurniawan, Jl Karya Timur 52 Malang yang juga lengkap dengan no telpnya.

Identitas itulah yang kemudian dibuat bahan kuis-kuis ringan untuk memperoleh hadiahnya. Nama dan alamat rumahnya itu dipakai sebagai bahan pertanyaan.

Anak-anak yatim diminta menghafalkannya lebih dulu.  Kemudian amplop diminta untuk diamankan sementara. Dari itulah kemudian meluncur pertanyaan-pertanyaan.

Alhasil acara itu mendapatkan respon yang meriah dan menyenangkan bagi anak-anak yatim karena hadiah yang diberikan bagus, berupa pedang-pedangan yang menyala, mengeluarkan asap dan memberikan api.

Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya juga menambahkan pertemuan itu semakin gayeng.

Selain ada Bupati Malang, H.M Sanusi M.M, hadir juga Sekwilda, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. serta dua  anggota DPRD Kabupaten Malang, HM Mustofa dan Abdullah Satar serta Muspika setempat juga hadir.

Sayangnya acara di Pakis paling tidak tertib karena ibu-ibu pendampingnya ikut nimbrung ketika anak-anak dipanggil untuk dilatih kemandirian dan keberaniannya. Mereka juga ikut berebut hadiah.

Sekwilda Kabupaten Malang sangat mengapresiasi acara yang digelar PT ACA ini. "Ini kegiatan yang luar biasa. Ada mengaji, ada menyanyi, menghafal, berjoget dan sebagainya, yang semuanya saya yakin anak-anak akan sangat senang. Semoga kegiatan pak Iwan ini bisa terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya," kata Budiar Anwar.

Ia menilai, kehadiran langsung perusahaan yang mengunjungi anak-anak yatim di 33 kecamatan mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta memberikan motivasi bagi mereka.

Budiar juga menyoroti konsistensi PT ACA yang telah menjalankan program sosial tersebut selama hampir dua dekade. Menurutnya, Pekan Islami yang kini memasuki tahun ke-19 dinilai menjadi bukti komitmen perusahaan dalam berbagi kepada masyarakat.

“Sudah berjalan 19 tahun. Bahkan tadi ada anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan ini tiga kali. Itu menunjukkan antusiasme mereka sangat tinggi,” jelasnya.

"Harapan kami adalah perusahaan  perusahaan lain juga menyisihkan sebagian keuntungannya untuk anak-anak yatim melalui program CSR. Memberikan perhatian kepada mereka, karena doa anak yatim diyakini membawa keberkahan,” ungkapnya.

Budiar pun menyambut sangat baik rencana Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan, yang akan memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow