Peduli Kebutuhan Dasar Warga, KSM-N 55 UNISMA Perbaiki Sarana Air Bersih
Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari. Menyadari pentingnya akses air yang layak, mahasiswa Kuliah Sarjana Mengabdi-Nuisantara Kelompok 55 Universitas Islam
MALANG Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari. Menyadari pentingnya akses air yang layak, mahasiswa Kuliah Sarjana Mengabdi-Nuisantara Kelompok 55 Universitas Islam Malang (KSM-N 55 UNISMA) bersama Ketua RT dan warga setempat melakukan pengecekan serta perbaikan sarana air bersih di Dusun Gudang, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin (21/02/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setelah mahasiswa menerima laporan dari warga terkait aliran air yang kurang lancar serta adanya kerusakan pada beberapa bagian saluran distribusi. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan sanitasi.
Bertempat di beberapa titik sumber dan saluran air warga, mahasiswa bersama RT melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pipa, sambungan, serta bak penampungan/tandon air. Perbaikan dilakukan pada bagian yang mengalami kebocoran dan penyumbatan agar aliran air kembali normal.
Ketua KSM-N 55 UNISMA, Muhammad Agil Syauqi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan mendasar masyarakat. “Air bersih adalah hak setiap warga. Ketika ada kendala, kami merasa perlu ikut membantu mencari solusi bersama agar kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujarnya.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Reynanda Hafidz Bagaskara, salah satu anggota KSM-N 55 UNISMA yang terlibat langsung dalam perbaikan, menjelaskan bahwa kerja sama dengan warga menjadi kunci keberhasilan kegiatan tersebut. “Kami tidak bekerja sendiri. Warga ikut membantu mulai dari pembongkaran pipa hingga pemasangan kembali. Semangat gotong royong ini yang membuat pekerjaan terasa ringan,” ungkapnya.
Ketua RT setempat, Kamsis, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang sigap membantu. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik KSM. Perbaikan ini penting agar suplai air tetap lancar, apalagi ini kebutuhan utama masyarakat,” tuturnya.
Salah satu warga, Bambang, juga merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. “Alhamdulillah sekarang airnya sudah lancar kembali. Terima kasih kepada mahasiswa KSM yang sudah peduli dengan kondisi kami,” katanya.
Selain melakukan perbaikan teknis, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan sumber air serta melakukan pengecekan rutin untuk mencegah kerusakan di kemudian hari. Langkah preventif ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan sarana air bersih di Desa Tlogosari.
Melalui kegiatan ini, KSM-N 55 UNISMA membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berupa program edukatif, tetapi juga aksi nyata dalam menjawab kebutuhan dasar warga. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi cerminan semangat gotong royong yang tetap hidup dan relevan dalam membangun desa yang sehat dan sejahtera. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Reynanda Hafidz Bagaskara, Mahasiswa KSM-N 55 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?