Musker PMI 2026: Bupati Banjarnegara Tekankan Pelayanan Cepat dan Transparansi Informasi
Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana membuka Musker PMI 2026. Ia menegaskan posisi PMI sebagai pilar utama penanganan bencana dan mengajak relawan menjaga kondusivitas informasi.
BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menegaskan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan pilar utama pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kebencanaan dan kemanusiaan.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Musyawarah Kerja (Musker) PMI Kabupaten Banjarnegara tahun 2026 di Aula Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Selasa (5/5/2026). Ia mengakui, langkah pemerintah dalam menyelesaikan persoalan kebencanaan menjadi lebih ringan berkat dukungan penuh keluarga besar PMI.
"Ini terbukti saat menangani kejadian bencana di Pandanarum dan masa pandemi Covid-19, sinergi kita berjalan sangat baik," ujar Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Banjarnegara tersebut.
Ia menambahkan bahwa pengabdian di PMI murni didasari nilai kemanusiaan tanpa melihat latar belakang politik. "Saya pernah sampaikan ke PMI Provinsi, jika di kemudian hari Allah masih memberikan kesempatan memimpin Banjarnegara, saya wajib jadi Ketua PMI lagi. Di sini kita bekerja tanpa melihat nominal atau warna politik, murni pengabdian kemanusiaan," jelasnya.
Dalam Musker tersebut, dr. Amalia meminta agar rapat kerja berlangsung dua arah. Pengurus tingkat kecamatan diminta tidak ragu menyampaikan kendala di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan lebih cepat.
Selain masalah internal organisasi, Bupati juga menyinggung pentingnya peran relawan PMI dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam menyaring dan menyampaikan informasi yang valid kepada masyarakat. Hal ini berkaitan dengan maraknya disinformasi di dunia maya yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.
"Kami di pemerintahan tidak sempurna, masih banyak kekurangan. Namun, saya bersama Gus Wahid bertekad membawa Banjarnegara lebih maju. Saya minta keluarga besar PMI membantu meluruskan informasi yang tidak benar dan tetap fokus pada kerja-kerja positif," tambahnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen PMI untuk bekerja sesuai regulasi dan tetap terbuka terhadap kritik serta saran yang membangun demi kemajuan birokrasi di Banjarnegara.
Sebelumnya, Ketua Panitia Musker PMI Banjarnegara, Mochamad Masduki Rahmat, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian tahun sebelumnya sekaligus merumuskan strategi kemanusiaan setahun ke depan.
Kegiatan bertema "Bergerak Bersama Masyarakat" ini diikuti oleh 61 peserta dari unsur pengurus kabupaten, perwakilan PMI Kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara, serta perwakilan relawan dari unsur KSR, TSR, dan PMR. (*)
Apa Reaksi Anda?