Mitigasi Banjir, Ribuan Bibit Rumput Vetiver Ditanam di Kali Lamong Gresik
Ribuan bibit rumput vetiver ditanam di bantaran Kali Lamong, Kecamatan Benjeng, Gresik. Aksi ini bertujuan memperkuat tanggul dan mitigasi risiko banjir luapan sungai.
GRESIK - Upaya mitigasi banjir akibat luapan Kali Lamong di wilayah Gresik selatan terus dilakukan secara gotong royong. Kali ini ribuan bibit rumput vetiver ditanam di bantaran.
Kegiatan berlangsung di Desa Bengkelolor dan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng pada Kamis (7/5/2026).
Penanaman dilakukan sebagai langkah memperkuat tanggul sungai yang selama ini rawan terkikis saat debit air meningkat.
Camat Benjeng Nurul Fuad mengatakan, mitigasi banjir tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak menjadi kunci menjaga kawasan bantaran sungai tetap aman dari ancaman banjir.
“Ini bentuk kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Harapannya tanggul Kali Lamong semakin kuat dan risiko banjir di wilayah Benjeng bisa berkurang,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PT PLN Nusantara Power UP Gresik Berta Ryza menyampaikan bahwa kegiatan penanaman vetiver merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, manfaat lebih luas upaya penanaman rumput ini bagian dukungan dalam pengurangan risiko bencana di kawasan sekitar Kali Lamong.
“Penanaman vetiver ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata bersama untuk membantu memperkuat tanggul sungai dan meminimalisir risiko banjir,” katanya.
Sebanyak 3.000 bibit vetiver ditanam di dua titik tersebut. Sebelumnya, penanaman serupa juga dilakukan di sejumlah desa lain seperti Lundo, Sedapurklagen, Bulangkulon, Deliksumber, Munggugianti, dan Bulurejo. Total bibit yang telah ditanam kini mencapai 12.000.
Rumput vetiver dipilih karena memiliki akar panjang dan rapat yang mampu mengikat tanah dengan baik. Tanaman ini dinilai efektif mencegah abrasi dan longsor tanggul saat arus Kali Lamong meningkat, terutama ketika musim hujan. (*)
Apa Reaksi Anda?