Mengintip Kemegahan King Fahd Glorious Quran Printing Complex, Tempat Percetakan Al-Qur'an Terbesar di Dunia

Tim MCH Madinah kunjungi King Fahd Glorious Quran Printing Complex. Cetak 18 juta eksemplar Al-Qur'an per tahun. Proses ketat: mesin modern + hafiz. Jemaah haji Erlina (Riau) terharu.

Juni 13, 2026 - 22:01
Mengintip Kemegahan King Fahd Glorious Quran Printing Complex, Tempat Percetakan Al-Qur'an Terbesar di Dunia

MADINAH - Tim Media Center Haji (MCH) 2026 Daerah Kerja Madinah mendapatkan kesempatan istimewa untuk berkunjung ke King Fahd Glorious Quran Printing Complex. Tempat ini merupakan pusat percetakan Al-Qur'an terbesar di dunia. Kunjungan tersebut memperlihatkan bagaimana keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam memproduksi sekaligus menjaga kesucian kitab suci umat Islam.

​Kompleks percetakan raksasa ini didukung oleh sekitar 1.100 pekerja profesional. Dalam satu tahun, tempat ini mampu mencetak hingga 18 juta eksemplar Al-Qur'an dengan berbagai ukuran dan desain. Jutaan mushaf tersebut tidak hanya dibagikan di dalam negeri Arab Saudi saja, tetapi juga dikirim ke berbagai negara di seluruh dunia demi memenuhi kebutuhan umat Muslim global.

Proses Produksi yang Sangat Ketat

​Di sana, pihak pengelola menjelaskan bahwa proses pembuatan Al-Qur'an dilakukan melalui tahapan yang sangat panjang dan teliti.

  • Pemeriksaan Berlapis: Setiap halaman cetak harus melewati proses penyaringan ketat agar tidak ada kesalahan satu huruf atau tanda baca pun.
  • Perpaduan Teknologi dan Manusia: Selain menggunakan mesin cetak modern dengan kecepatan tinggi, pengawasan akhir tetap dilakukan secara manual oleh para ahli dan penghafal (hafiz) Al-Qur'an demi menjamin kemurnian isinya.

Kekaguman dari Jemaah Haji

​Melihat prosesnya yang begitu luar biasa, tidak sedikit pengunjung dan jemaah haji yang merasa tersentuh. Salah satunya adalah Erlina, seorang jemaah haji asal Riau yang datang bersama suami dan rombongannya.

King Fahd Glorious Quran Printing Complex 2

​“Kekaguman saya luar biasa. Melihat langsung tempat ini membuat saya semakin menyadari bahwa Al Quran bukan sekadar buku, melainkan kitab suci sekaligus mukjizat terbesar Rasulullah yang terus terjaga keasliannya melalui tempat-tempat seperti ini,” ungkap Erlina penuh haru di Madinah dikutip pada Sabtu (13/6/2026).

Lebih dari Sekadar Tempat Cetak

​Saat ini, King Fahd Complex bukan lagi sekadar pabrik biasa, melainkan sudah menjadi simbol penyiaran agama Islam secara global. Di dalam kompleks ini, para pengunjung juga bisa melihat pameran berbagai koleksi mushaf bersejarah serta Al-Qur'an yang telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa asing.

​Bagi jemaah haji, berkunjung ke tempat ini menjadi pelengkap perjalanan ibadah yang sangat berkesan di Madinah. Mereka bisa pulang dengan membawa cerita dan pemahaman baru tentang bagaimana firman Allah dijaga, dicetak dengan penuh rasa hormat, lalu disebarkan dari Kota Nabi ke seluruh penjuru dunia. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow