Melalui Ecobrick KSM Unisma Malang Asah Kreativitas Anak SD Sekaligus Jaga Lingkungan

Mahasiswa KSM Tematik Unisma Malang melaksanakan program kerja di SDN Ngadierjo 1, Jabung, Kabupaten Malang. 

Agustus 29, 2023 - 13:50
Melalui Ecobrick KSM Unisma Malang Asah Kreativitas Anak SD Sekaligus Jaga Lingkungan

TIMESINDONESIA, MALANG – Mahasiswa KSM Tematik Unisma Malang melaksanakan program kerja di SDN Ngadierjo 1, Jabung, Kabupaten Malang. 

Program yang diusung salah satunya pemanfaatan sampah menjadi barang berguna melalui teknik ecobrick.  

Program kerja tersebut dilaksanakan mengingat sampah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak signifikan dalam keberlangsungan ekosistem dan kehidupan di bumi. Pada tahun 2023, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat bahwa dari total 68,5 juta ton sampah nasional, tercatat komposisi sampah yang paling dominan adalah sisa makanan, plastik, dan kertas.

Mahasiswa Unisma memanfaatkan kertas dan plastik yang sudah tidak terpakai dikumpulkan lalu diolah menjadi ecobrick. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Mahasiswa KSM Unisma Malang mengajak siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan meminimalisir sampah. 

Ecobrick salah satu teknik pemanfaatan limbah plastik dengan cara memadatkan plastik atau kertas yang dimasukkan dalam botol plastik. Kemudian botol plastik yang sudah berisi padatan plastik dan kertas itu dapat digunakan menjadi berbagai benda bermanfaat. Seperti meja, dinding taman dan lainnya. 

Sementara di SDN Ngadirejo 1, mahasiswa Unisma Malang membuat meja dan kursi menggunakan ecobrick. Cara pembuatan kertas dan plastik bekas dicacah hingga berukuran kecil lalu dimasukkan ke dalam botol air mineral bekas hingga penuh dan padat. Botol-botol yang telah terisi penuh kemudian digabungkan, sebanyak kurang lebih sepuluh botol diikat dan dikeratkan menjadi satu menggunakan isolasi.

"Selain dapat mengurangi limbah plastik, kegiatan ini juga dapat merangsang kreatifitas siswa," terang Saffa, salah satu anggota KSM Universitas Islam Malang.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dewi Diah Fakhriyyah SE., MSA sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KSM Unisma Kelompok 24. Kegiatan ini memberikan dua manfaat sekaligus yaitu, mengasah keterampilan anak SD dan juga mengurangi limbah sampah anorganik.

“Anak SD sangat baik dijadikan sasaran kegiatan ini karena penanaman cinta lingkungan perlu dilakukan sejak dini, sehingga dapat mengubah mindset dan perilaku anak-anak ke depannya dalam mengelola sampah,” ujarnya.

Tidak hanya mengurangi jumlah sampah, kegiatan yang diinisiasi mahasiswa Unisma Malang juga memiliki nilai komersiil karena bisa mendatangkan keuntungan dengan membuat ecobrick menjadi bentuk yang menarik. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 24 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow