Masjid di Kota Kediri Kemas Daging Kurban dalam Besek dan Daun Jati
Berkomitmen untuk membantu mengurangi limbah plastik, panitia kurban Masjid Al-Khalid, Kota Kediri memanfaatkan besek dan daun jati.
KEDIRI - Berkomitmen untuk membantu mengurangi limbah plastik, panitia kurban Masjid Al-Khalid, Kota Kediri memanfaatkan besek dan daun jati untuk membungkus daging kurban yang dibagikan ke masyarakat.
Besek yang terbuat dari anyaman bambu serta daun jati yang lebar dan kuat, menjadi alternatif pengganti plastik sekali pakai yang sulit terurai.
"Sesuai himbauan pemerintah, Kita memakai tempat besek maupun daun jati untuk mengurangi limbah plastik karena disinyalir banyak limbah plastik yang yang tidak bisa terurai," ujar Ketua Takmir Masjid Al-Khalid Slamet, Rabu, (27/05/2026).
Selain ramah lingkungan, besek dan daun jati juga memiliki plus yang tidak dimiliki oleh kemasan plastik. Daging yang dikemas menggunakan besek, misalnya, tidak hanya terlihat lebih alami, tetapi juga lebih tahan lama.
Panitia sendiri mendapatkan daun jati dari lingkungan sekitar. Kedua bahan alami tersebut memang lebih mudah terurai.
"Kalau menggunakan besek, dagingnya fresh, masih awet gitu. Tapi kalau pakai mika, kalau tidak dimasukkan ke freezer atau kulkas, cepat busuk. Lebih tahan lama di besek," tambahnya.
Tahun ini sendiri, panitia kurban Masjid Al-Khalid menyembelih 8 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Daging kurban tersebut dibagikan kepada masyarakat di lingkungan masjid Al-Khalid.
Setidaknya ada 908 paket daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat. "Diutamakan pada lingkungan masjid Al-Khalid, radius 50 meter sampai 200 meter. Kalau sudah tercover semuanya baru dan dagingnya cukup nanti keluar dari area lingkungan masjid Al-Khalid," jelas Slamet.
Masjid Al-Khalid, yang berlokasi di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota merupakan salah satu masjid yang kaya prestasi. Masjid yang memiliki desain arsitektur perpaduan antara tradisional Jawa dan modern ini, pernah menjadi juara 1 Lomba Masjid Bersih Kota Kediri tahun 2021.
Tidak berhenti disitu, masjid yang identik dengan menara berhias kaligrafi itu pada tahun 2025 lalu meraih penghargaan Masjid Award 2025 dari Pemprov Jawa Timur. Masjid Al-Khalid meraih penghargaan Masjid Award 2025 untuk kategori Masjid Kampung/Perumahan.
Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi terhadap komitmen pengelola Masjid Al Khalid Kota Kediri dalam menghadirkan tempat ibadah yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan umat. (*)
Apa Reaksi Anda?