Masjid ASA Malang, Masjid Ramah Pemuda dengan BeragamProgram Sosial dan Edukasi
Masjid ASA di Lowokwaru, Kota Malang mengembangkan berbagai program sosial dan pembinaan anak, mulai dari makan gratis, Kids Zone, hingga kajian keagamaan bagi masyarakat.
Masjid Abdullah Sholih Al-Aulaqi atau Masjid ASA di kawasan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah. Masjid yang berdiri di lingkungan Yayasan Pendidikan Ihyaul Qur’an ini juga aktif mengembangkan berbagai program sosial dan pembinaan anak guna memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
MALANG Masjid ini dibangun berkat wakaf tunggal dari dermawan asal Dubai, Abdullah Saleh Al-Alaqi, dan berlokasi di Jalan Renang, Tasikmadu, tepatnya di dalam kawasan Adyna Residence.
Selain kegiatan ibadah, Masjid ASA menjalankan sejumlah program sosial yang dapat dimanfaatkan jamaah secara gratis. Program tersebut antara lain sedekah air sumur bor, sedekah guru ngaji, wakaf Al-Qur’an, cukur bersama ASA, serta Program Makan Gratis (Promag).
Promag menjadi salah satu program rutin yang digelar setiap Senin, Selasa, dan Kamis setelah salat Magrib, serta pada hari Jumat pagi, siang, dan sore. Khusus pada bulan Ramadan, program ini dilaksanakan setiap hari saat waktu berbuka puasa.
Masjid ASA juga menghadirkan program pembinaan anak melalui fasilitas Kids Zone yang diperuntukkan bagi siswa kelas 1 hingga kelas 6 sekolah dasar. Dalam program ini, anak-anak diberi kesempatan berlatih menjadi imam dan menyampaikan kultum.
“Kita sengaja pisah agar lebih tertib dan menjadi sarana pembelajaran, karena imam dan kultumnya berasal dari anak-anak sendiri,” ujar Ketua Takmir Masjid ASA, Arifky Iqbal.
Selain itu, terdapat pula Program Gerbang Surga (Gerakan Subuh Bersama Keluarga) yang melibatkan kerja sama dengan para orang tua. Program ini bertujuan membiasakan anak-anak menjalankan ibadah di masjid sejak usia dini.
Dengan tagline “Masjid Ramah Pemuda,” Masjid ASA juga menyediakan berbagai fasilitas yang dapat menarik minat generasi muda. Fasilitas tersebut antara lain permainan PlayStation, kegiatan menonton pertandingan sepak bola bersama, serta aktivitas olahraga seperti futsal, badminton, dan lari.
Tak hanya itu, masjid ini juga rutin menyelenggarakan berbagai kajian keagamaan, di antaranya Kajian Lansia, Sekolah Ibu, Sekolah Pengusaha, Happy Family (kajian keluarga), dan Madrasah Dai Muda. Bahkan, tersedia kelas kepenulisan skripsi dan tesis yang digelar setiap bulan dengan menghadirkan para doktor muda untuk berbagi ilmu kepada masyarakat.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan Masjid ASA tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi masyarakat sekitar. (*)
Pewarta : Arzeta Maheswari Basuki
Apa Reaksi Anda?