Manfaatkan Limbah Pertanian, KSM Unisma Malang Bikin POC di Desa Kemiri

KSM-T Unisma Malang telah membuat sebuah produk Pupuk Organik Cair (POC)dengan nama POK Compost

September 14, 2023 - 14:30
Manfaatkan Limbah Pertanian, KSM Unisma Malang Bikin POC di Desa Kemiri

TIMESINDONESIA, MALANG – KSM-T Unisma Malang telah membuat sebuah produk Pupuk Organik Cair (POC)dengan nama POK Compost

POK merupakan sebuah singkatan dari Pupuk Organik Kemiri Compost. Dalam bidang pertanian dan perkebunan, seringkali kita mendengar istilah pupuk. Pupuk adalah salah satu bahan yang dibutuhkan tanaman perkebunan dan pertanian untuk membantu menyuburkan tanah. Tujuannya adalah agar tanaman menjadi lebih sehat karena unsur hara terpenuhi.

Program kerja ini diketuai oleh Lutfi Zamroni asal program studi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Asal limbah pertanian yakni kulit bawang merah yang telah diperkenalkan kepada para petani Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jum’at (25/08/2023).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Program kerja ini memiliki tujuan dalam membantu peningkatan pendapatan petani Desa Kemiri. Dalam proses pembuatan POK Compost melibatkan beberapa gabungan kelompok KSM-T Unisma dari kelompok KSM-T 5, KSM-T 6, KSM-T 7, dan KSM-T 8. Dimulai dari KSM-T 5 yang bertugas dalam membuat kemasan (packaging).

Dengan desain tulisan POK Compost, gambar bawang merah dan daun bawang, serta tempat yang digunakan berupa jerigen ukuran 1000 ml yang ramah lingkungan. Dilanjut dengan kelompok KSM-T 6 yang bertugas sebagai media pemasaran produk POK Compost (marketing) melalui penyebaran brosur, media sosial (Instagram) serta bekerja sama dengan ketua Gapoktan.

Peran yang cukup penting di lakukan oleh kelompok KSM-T 7 yang bertugas sebagai produksi atau proses pembuatan POK compost ini dilakukan yang berbahan dasar kulit bawang merah. Dan kelompok KSM-T 8 bertugas melakukan penyuluhan terkait POK Compost yang dimulai dari tata cara pembuatan dan cara pemakaiannya.

POK Compost ini dibuat karena hasil observasi menunjukkan bahwasannya tanah pertanian pada desa kemiri memempunyai beberapa permasalahan. Dimana pada PH tanahnya yang mengalami masalah. Selain itu, dibuat pupuk POK Compost ini karena pupuk alternatif yang biasa digunakan dikatakan mahal.

Maka dari itu, KSM-T Unisma Malang menciptakan sebuah produk pupuk organik cair berbahan dasar kulit bawang merah. POK Compost ini dapat mengurangi limbah pertanian berupa kulit bawang merah. Selain itu, juga dapat membantu para petani desa kemiri dalam memperbaiki tanah yang bermasalah serta dapat meningkatkan pendapatan petani. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 8 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow