Manaqib dan Motivasi Kelas XII SMA An Nur Bululawang Malang, Bekal Spiritual Menuju Masa Depan Gemilang

SMA An Nur Bululawang, Malang menggelar kegiatan Manaqib bagi siswa-siswi kelas XII putra dan putri pada Minggu–Senin (15–16 Februari 2026).

Februari 22, 2026 - 11:00
Manaqib dan Motivasi Kelas XII SMA An Nur Bululawang Malang, Bekal Spiritual Menuju Masa Depan Gemilang

MALANG SMA An Nur Bululawang, Malang menggelar kegiatan Manaqib bagi siswa-siswi kelas XII putra dan putri pada Minggu–Senin (15–16 Februari 2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi kelulusan dan jenjang pendidikan selanjutnya. Acara tersebut dipusatkan di lingkungan Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo, Bululawang, Malang.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan manaqib dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Majelis Keluarga Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo. Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti para siswa yang mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib. Doa bersama tersebut dipanjatkan sebagai bentuk tawakal dan harapan agar para siswa diberikan kemudahan dalam menempuh ujian serta menentukan masa depan.

Selain pembacaan manaqib, kegiatan ini juga diisi dengan motivasi langsung dari Pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo, Dr. KH. Fathul Bari, S.S.,M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memilih jalan hidup sesuai cita-cita dan hati nurani, bukan sekadar ikut-ikutan tren atau lingkungan sekitar.

Ia mengibaratkan kuliah seperti menaiki mikrolet. Jangan sampai hanya karena kendaraan terlihat bagus dan penuh warna, seseorang ikut naik tanpa memastikan arah tujuannya. Jika tujuan tidak sejalan dengan cita-cita, maka perjalanan akan terasa sia-sia. Oleh karena itu, siswa diminta memahami betul jurusan yang dipilih agar selaras dengan obsesi dan potensi diri.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa memilih jurusan kuliah tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Pilihan pertama atau kedua harus benar-benar dipertimbangkan secara matang. Kesalahan dalam menentukan jurusan dapat berdampak pada perjalanan akademik yang tidak maksimal, bahkan memunculkan anggapan bahwa kuliah hanya menunda pengangguran selama empat tahun.

SMA-An-Nur-Bululawang.jpg

Menurutnya, kuliah bukan untuk gaya-gayaan, melainkan investasi jangka panjang yang berkorelasi langsung dengan masa depan. Fokuslah pada apa yang dihadapi hari ini dengan kesungguhan belajar. Masa depan akan mengalir lebih baik jika dibekali ilmu yang sesuai dengan minat dan tujuan hidup.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua. Orang tua akan selalu berjuang, apa pun risikonya, demi kesuksesan anak-anaknya. Karena itu, para siswa diimbau menata niat mondok untuk meringankan beban orang tua, bukan sekadar mencari ilmu, tetapi juga keberkahan melalui doa dan riyadah yang diniatkan untuk mereka.

“Urip ojo mung nuruti karep,” pesannya, yang berarti hidup jangan hanya mengikuti keinginan sesaat. Setiap langkah harus melalui pertimbangan matang serta nasihat orang tua dan guru. Ridha guru dan kiai, serta kasih sayang orang tua, menjadi bekal utama selain ilmu dalam meraih keberhasilan dunia dan akhirat.

Kepada anak-anak putri, beliau berpesan bahwa kualitas suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas perempuannya. Setinggi apa pun cita-cita profesi seorang perempuan, peran sebagai ibu rumah tangga tetap menjadi fondasi utama dalam membangun generasi. Karena itu, perempuan harus mempersiapkan diri dengan ilmu, akhlak, dan keteguhan iman sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak.

Kegiatan manaqib dan motivasi ini ditutup dengan ajakan untuk istiqamah dalam belajar dan berdoa. Para siswa diingatkan agar tidak malas menuntut ilmu, sebab orang tua tidak pernah lelah membiayai pendidikan anak-anaknya.

Kepala SMA An Nur Bululawang Moh. Hasyim, M.Pd.I, berharap anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berbakti kepada orang tua, demi masa depan yang penuh keberkahan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow