Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang Hadirkan Batik Perdana Desa Wonoayu dalam Bentuk Udeng

Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang (UNISMA) menggagas penciptaan batik khas Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, sebagai langkah startegis memperkuat identitas budaya desa sekaligus

Maret 16, 2026 - 15:00
Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang Hadirkan Batik Perdana Desa Wonoayu dalam Bentuk Udeng

MALANG Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang (UNISMA) menggagas penciptaan batik khas Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, sebagai langkah startegis memperkuat identitas budaya desa sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Inisiatif tersebut berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa Desa Wonoayu belum memiliki motif batik yang merepresentasikan ciri khasnya, melalui proses diskusi bersama perangkat desa, tokoh Masyarakat untuk lebih mengetahui sejarah asal-usul wilayah desa, mahasiswa kemudian merancang desain motif yang mengandung nilai filosofis serta menggambarkan karakter dan potensi desa.

Ketua Kelompok KSM-T Unisma menyampaikan bahwa program ini menjadi tonggak awal lahirnya identitas visual Desa Wonoayu. “Kami ingin menciptakan karya yang bisa terus dimanfaatkan masyarakat. Batik ini diharapkan menjadi simbol kebanggaan sekaligus peluang usaha baru bagi warga,” ungkapnya

Tidak hanya berhenti pada pembuatan kain batik, mahasiswa juga mengembangkan konsep desain tersebut menjadi udeng, yaitu ikat kepala tradisional khas budaya jawa. Pemilihan udeng sebagai produk akhir dinilai mampu memberikan nilai fungsional sekaligus memperkuat makna simbolis batik sebagai identitas desa.

Tahapan produksi meliputi perancangan desain, digitalisasi motif, proses pencetakan mengunakan teknik sablon, hingga pembentukan udeng siap digunakan dalam berbagai kegiatan desa.

Pemerintah Desa Wonoayu memberikan apresiasi terhadap program tersebut dan berharap batik Wonoayu ini dapat terus dikembangkan sebagai produk unggulan desa yang berkelanjutan.

Melalui program KSM-T ini, mahasiswa UNISMA berupaya menghadirkan inovasi budaya yang tidak hanya bersifat sementara, melainkan mampu menjadi warisan identitas yang memberikan dampak jangka Panjang bagi Masyarakat Desa Wonoayu. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 04 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow