Kelompok 2 KSM-T Wonoayu UNISMA Resmikan Inovasi Irigasi Otomatis WATIMO
Mahasiswa KSM-T Unisma Kelompok 2 melaksanakan kegiatan peresmian WATIMO (Wonoayu Water Time Module) sebagai inovasi teknologi pertanian dan perkebunan modern di Greenhouse Desa Wonoayu, Kecamatan Waj
MALANG Mahasiswa KSM-T Unisma Kelompok 2 melaksanakan kegiatan peresmian WATIMO (Wonoayu Water Time Module) sebagai inovasi teknologi pertanian dan perkebunan modern di Greenhouse Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus meresmikan WATIMO sebagai salah satu investasi teknologi pertanian jangka panjang yang didedikasikan untuk kemajuan sektor pertanian dan perkebunan di Desa Wonoayu.
Acara peresmian diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok 2, dilanjutkan dengan sambutan dari Yoyok Amirudin, M.PdI., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta sambutan dari Ibu Wina Nurmana selaku Kepala Desa Wonoayu. Dalam sambutannya, para pihak menyampaikan apresiasi terhadap upaya mahasiswa dalam menghadirkan inovasi teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa, khususnya para petani.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa juga melakukan penyerahan dua artikel ilmiah kepada pihak Desa Wonoayu sebagai bentuk dokumentasi akademik sekaligus referensi pengembangan teknologi ke depan. Artikel pertama merupakan jurnal KOPEMAS berjudul “Implementasi Smart Farming dan Smart Irrigation Melalui Program KSM-T di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.” Artikel kedua berjudul “Rancang Bangun Sistem Irigasi Otomatis WATIMO (Wonoayu Water Time Module) dengan Sensor Kelembapan Tanah dan Penjadwalan Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino.” Penyerahan artikel tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi desa dalam mengembangkan inovasi teknologi pertanian yang berkelanjutan.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Selanjutnya dilakukan prosesi peresmian alat WATIMO yang secara simbolis diserahkan kepada pihak Desa Wonoayu. Alat irigasi otomatis ini dirancang untuk membantu petani dalam mengatur sistem penyiraman tanaman secara lebih efisien melalui pengaturan waktu dan pemantauan kelembapan tanah. Diharapkan teknologi ini dapat menjadi salah satu langkah awal dalam memanfaatkan teknologi modern untuk mendukung produktivitas pertanian di desa.
Peresmian WATIMO sekaligus menjadi penutup dari rangkaian program kerja unggulan Kelompok 2 di Desa Wonoayu dalam mengenalkan konsep pertanian dan perkebunan berbasis teknologi yang modern dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi guna meningkatkan efisiensi tenaga kerja serta menekan biaya produksi dalam kegiatan pertanian.
Melalui inovasi ini, mahasiswa berharap kehadiran alat irigasi otomatis WATIMO dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai hidup berdampingan dengan teknologi yang mendukung kegiatan pertanian. Teknologi tersebut diharapkan mampu membantu para petani Desa Wonoayu dalam mengelola lahan secara lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan di masa depan. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*) Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 2 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?