Mahasiswa KSM-T UNISMA Pasang Reflektor Jalan untuk Meningkatkan Keselamatan Transportasi
Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) UNISMA Desa Wringinsongo dengan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr. Ir. Priyagung Hartono, M.T melaksanakan program kerja pembuatan dan pemasangan ref
MALANG Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) UNISMA Desa Wringinsongo dengan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr. Ir. Priyagung Hartono, M.T melaksanakan program kerja pembuatan dan pemasangan reflektor jalan di Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi masyarakat, khususnya pada titik jalan yang memiliki visibilitas rendah pada malam hari.
Program kerja ini difokuskan pada pemasangan reflektor di tikungan jalan yang berada di pintu masuk Desa Wringinsongo. Titik tersebut dipilih karena kondisi jalan yang berbelok serta minim penerangan sehingga berpotensi membahayakan pengendara yang melintas, terutama pada malam hari. Dengan adanya reflektor jalan, cahaya lampu kendaraan dapat dipantulkan sehingga membantu pengendara melihat arah dan batas jalan dengan lebih jelas.
Kegiatan pemasangan reflektor dilakukan oleh mahasiswa KSM-T secara gotong royong. Reflektor dipasang pada beberapa titik di sekitar tikungan jalan agar pengendara dapat lebih mudah mengantisipasi arah tikungan saat melintas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KSM-T berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di lingkungan desa.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Pentingnya Reflektor Jalan untuk Keselamatan Berkendara
Reflektor jalan merupakan salah satu fasilitas keselamatan lalu lintas yang berfungsi memantulkan cahaya kendaraan sehingga membantu meningkatkan visibilitas jalan, terutama pada area yang minim penerangan. Pada jalan desa yang belum dilengkapi lampu penerangan secara optimal, keberadaan reflektor menjadi solusi sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Penanggung jawab program kerja sekaligus koordinator desa, menjelaskan bahwa pemasangan reflektor jalan dilakukan setelah mahasiswa melakukan pengamatan terhadap kondisi infrastruktur jalan di desa.
“Kami melihat bahwa tikungan di pintu masuk Desa Wringinsongo memiliki visibilitas yang cukup rendah pada malam hari. Oleh karena itu, melalui program kerja ini kami berinisiatif membuat dan memasang reflektor jalan agar pengendara dapat lebih mudah melihat arah jalan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas,” ujarnya.
Menurutnya, program kerja ini juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keselamatan masyarakat serta bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama kegiatan KSM-T berlangsung.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Wringinsongo Heri Firmansyah S.E menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KSM-T UNISMA yang telah melaksanakan program kerja tersebut. Ia menilai bahwa pemasangan reflektor jalan sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
“Program pemasangan reflektor jalan ini sangat membantu masyarakat, khususnya pada tikungan di pintu masuk desa yang memang memiliki penerangan terbatas. Dengan adanya reflektor ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas pengendara dan mengurangi potensi kecelakaan,” ungkapnya (Kepala Desa Wringinsongo). Ia juga berharap fasilitas yang telah dipasang dapat dijaga bersama oleh masyarakat agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Program Kerja Infrastruktur Keselamatan Desa
Pemasangan reflektor jalan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KSM-T UNISMA Desa Wringinsongo yang berfokus pada peningkatan keselamatan infrastruktur desa. Program ini dirancang sebagai langkah sederhana namun memiliki dampak yang signifikan bagi keamanan pengguna jalan, khususnya pada area yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KSM-T berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih aman bagi masyarakat. Infrastruktur keselamatan seperti reflektor jalan dinilai penting, terutama pada wilayah yang masih memiliki keterbatasan penerangan jalan pada malam hari.
Selain meningkatkan visibilitas jalan, keberadaan reflektor juga dapat membantu pengendara dalam mengenali kondisi jalan sejak jarak tertentu sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan. Dengan demikian, program kerja ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di lingkungan desa.
Dampak Positif bagi Keselamatan Pengguna Jalan
Pelaksanaan program pemasangan reflektor jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah Desa Wringinsongo. Keberadaan reflektor pada tikungan pintu masuk desa diharapkan mampu membantu pengendara dalam mengenali arah jalan dengan lebih jelas, terutama saat kondisi minim penerangan pada malam hari.
Selain itu, pemasangan reflektor juga menjadi langkah preventif dalam upaya mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di area tersebut. Dengan meningkatnya visibilitas jalan, pengendara dapat lebih berhati-hati ketika melintas sehingga keselamatan berkendara dapat lebih terjaga.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KSM-T UNISMA Desa Wringinsongo berharap fasilitas yang telah dipasang dapat dimanfaatkan secara optimal serta dijaga keberadaannya oleh masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan solusi sederhana namun berdampak bagi peningkatan keselamatan transportasi di lingkungan desa. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?