Longsor Tebing 50 Meter, Batu Raksasa Tutup dan Lumpuhkan Jalur Ponorogo-Trenggalek

Tebing setinggi 50 meter di kawasan Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, dilaporkan runtuh dan menimbun seluruh badan jalan nasional.

Maret 3, 2026 - 21:30
Longsor Tebing 50 Meter, Batu Raksasa Tutup dan Lumpuhkan Jalur Ponorogo-Trenggalek

PONOROGO Akses transportasi yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo lumpuh total pada Selasa (3/3/2026) sore.

Tebing setinggi 50 meter di kawasan Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, dilaporkan runtuh dan menimbun seluruh badan jalan nasional.

​Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB, tepatnya di KM-16, RT 08/03 Dusun Pacar. 

Material longsor yang didominasi bongkahan batu berukuran raksasa menutup akses utama antar kabupaten, sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas sama sekali.

Longsor-Tebing-Ponorogo-Trenggalek-2.jpg

​Menurut keterangan warga di lokasi, runtuhnya tebing terjadi begitu cepat setelah kawasan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Suara gemuruh hebat terdengar sebelum material batu dan tanah meluncur bebas dari ketinggian 50 meter.

​Salah satu saksi mata, Aris (42), yang saat itu tengah melintas, mengaku nyaris tertimbun material.

​"Suaranya sangat keras, seperti ledakan. Saya lihat batu-batu sebesar mobil jatuh bergulingan dari atas tebing. Beruntung saya segera mengerem motor, kalau tidak mungkin sudah tertimbun. Benar-benar mencekam," ujar Aris.

​Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen awal.

​"Benar, telah terjadi longsoran material batu di KM-16 Desa Nglinggis. Jalur Ponorogo-Trenggalek saat ini putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan jenis apa pun," tegas Stefanus Triadi.

​Ia menambahkan bahwa ukuran material yang sangat besar menjadi kendala utama dalam proses evakuasi manual.

​"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengerahkan alat berat ke lokasi. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa yang terjebak di bawah reruntuhan, kemudian baru melakukan pembersihan badan jalan," imbuhnya.

Longsor-Tebing-Ponorogo-Trenggalek-3.jpg

​Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dan relawan telah berada di titik penyekatan untuk mengalihkan arus lalu lintas.

Pengguna jalan dari arah Ponorogo maupun Trenggalek diimbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga proses evakuasi dinyatakan selesai.

​Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan masih mendung, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow