Lima LKP Unggulan Sleman Perkuat Kolaborasi Industri, Dorong SDM Siap Kerja dan Wirausaha

Lima Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) unggulan di Sleman resmi menggandeng mitra industri untuk memperluas peluang kerja dan mendorong lahirnya wirausaha baru.

Februari 26, 2026 - 10:30
Lima LKP Unggulan Sleman Perkuat Kolaborasi Industri, Dorong SDM Siap Kerja dan Wirausaha

SLEMAN Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sleman kian nyata.

Lima Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) unggulan resmi menggandeng mitra industri untuk memperluas peluang kerja dan mendorong lahirnya wirausaha baru.

Kolaborasi ini tak berhenti pada seremoni penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi langsung ditindaklanjuti dengan kerja sama teknis bersama dunia usaha yang difasilitasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat sinergi pendidikan nonformal dengan kebutuhan industri lokal.

Kesepakatan itu diumumkan dalam agenda peluncuran dan penandatanganan MoU peningkatan SDM dan kewirausahaan di Pendopo Parasamya, Sleman, Selasa (24/2/2026).

Ketua Forum Pengelola LKP Kabupaten Sleman, Nyono Irwanto, menyebutkan lima LKP yang terlibat dalam kemitraan strategis tersebut.

LKP IMDKOM bekerja sama dengan Biznas (Business and Consultant). LKP Budi Mulia Dua (BMD) bermitra dengan Bakpia Jogkem dari sektor makanan dan minuman.

Kemudian LKP Barunah Akademi menggandeng Abhaya Giri yang bergerak di bidang hotel dan restoran. LKP Trisakti menjalin kerja sama dengan Ayu Berkah Batik di sektor konveksi.

Jogja-Culinary-School-b.jpg

Sementara Jogja Culinary School (JCS) berkolaborasi dengan TIMES Indonesia Biro DI Yogyakarta. Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Ketua Kadin Sleman dan Ketua Forum PLKP.

Menurut Nyono, kemitraan ini difokuskan pada peningkatan mutu lulusan agar lebih kompetitif di dunia kerja maupun mampu membangun usaha secara mandiri.

“Tujuannya memperkuat kualitas lulusan, membuka akses penempatan kerja, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan peserta didik,” ujarnya.

Ia menegaskan, sinergi antara Forum PLKP dan Kadin Sleman dirancang sebagai strategi jangka panjang dalam mendukung pembangunan SDM daerah, bukan sekadar pemenuhan administrasi.

Saat ini terdapat 63 LKP aktif di Sleman dengan ragam program keterampilan yang disesuaikan kebutuhan industri.

Keberadaan LKP selama ini berkontribusi dalam menekan angka pengangguran melalui Program Keterampilan Kerja dan Program Kewirausahaan yang didukung Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI.

Peran Strategis LKP dalam Ekosistem Industri

Ketua Kadin Sleman, Yudi Prihantana, menilai kolaborasi antara LKP dan dunia usaha menjadi jawaban atas dinamika global dan perubahan pola kerja.

Dunia industri, kata dia, membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan memiliki karakter kewirausahaan.

“LKP menjadi penghubung antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan. Ini bagian dari pembangunan ekosistem SDM yang tangguh dan siap bersaing,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Model kemitraan ini juga dinilai mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha di Sleman.

Dukungan Pemerintah Perkuat Daya Saing Daerah

Pemerintah Kabupaten Sleman menyambut positif inisiatif tersebut.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, mewakili Bupati Sleman Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara LKP, Kadin, dan pelaku industri.

Ia menekankan bahwa pembangunan SDM menjadi fondasi utama peningkatan daya saing daerah, khususnya di sektor pendidikan, perdagangan, serta industri kreatif yang berkembang pesat di Sleman.

Sementara Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI, Yaya Sutarya, menilai pola kolaborasi yang melibatkan LKP, Kadin, perbankan, dan pemerintah daerah membentuk ekosistem pelatihan yang komprehensif.

Model ini bahkan berpotensi direplikasi secara nasional.

Dengan penguatan sinergi tersebut, Sleman diharapkan semakin kokoh sebagai pusat pengembangan keterampilan dan pencetak wirausaha baru.

Kolaborasi LKP dan industri diyakini menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis SDM unggul. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow