Libur Idul Adha, Hampir 30 Ribu Penumpang Padati Stasiun Malang
Lonjakan penumpang kereta api mulai terlihat di Stasiun Malang menjelang libur panjang Idul Adha 2026.
MALANG - Lonjakan penumpang kereta api mulai terlihat di Stasiun Malang menjelang libur panjang Idul Adha 2026.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat ribuan pelanggan memadati stasiun dan menjadikan Malang sebagai salah satu titik keberangkatan favorit selama masa liburan.
Berdasarkan data hingga Selasa (26/5/2026) pukul 10.00 WIB, sebanyak 6.024 pelanggan tercatat akan dilayani di Stasiun Malang. Jumlah itu terdiri dari 3.665 penumpang berangkat dan 2.359 penumpang turun. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah hingga malam seiring operasional perjalanan kereta api yang masih berlangsung.
Secara keseluruhan, selama periode libur panjang Idul Adha mulai 26 Mei hingga 1 Juni 2026, total pelanggan di Stasiun Malang diproyeksikan mencapai 29.837 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 14.568 pelanggan berangkat dan 15.269 pelanggan turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi andalan karena dinilai nyaman, aman, dan tepat waktu.
“Pada masa libur panjang seperti Idul Adha, Stasiun Malang menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas pelanggan yang cukup tinggi. KAI Daop 8 Surabaya berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” ujar Mahendro, Selasa (26/5/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 12 perjalanan kereta api setiap hari dari Stasiun Malang. Selama masa libur panjang, sekitar 40 ribu tempat duduk juga disiapkan untuk melayani masyarakat menuju berbagai kota tujuan.
Tak hanya menambah kapasitas perjalanan, KAI juga memperkuat pelayanan di area stasiun. Petugas tambahan disiagakan di area boarding dan layanan pelanggan guna memastikan proses keberangkatan berjalan aman dan tertib.
KAI memastikan seluruh fasilitas di Stasiun Malang dalam kondisi optimal, mulai ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, fasilitas boarding, hingga kebersihan area stasiun.
Mahendro pun mengimbau pelanggan datang lebih awal agar tidak tertinggal jadwal keberangkatan di tengah tingginya volume penumpang selama libur Idul Adha.
“Kami berharap perjalanan pelanggan selama libur panjang dapat berlangsung aman, nyaman, dan berkesan,” pungkasnya.
Apa Reaksi Anda?