Ledakan Dahsyat Guncang Waru Sidoarjo, Diduga Berasal dari Pabrik Baja

Ledakan keras terjadi di pabrik baja PT GWS Waru, Sidoarjo. Tiga orang terluka dan suara dentuman terdengar hingga Surabaya.

April 7, 2026 - 06:57
Ledakan Dahsyat Guncang Waru Sidoarjo, Diduga Berasal dari Pabrik Baja

SIDOARJO Dentuman keras mengguncang kawasan Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Senin (6/4/2026) siang. Suara ledakan tersebut dilaporkan terdengar sangat kencang hingga wilayah Kecamatan Taman dan Kota Surabaya, yang memicu kepanikan warga.

Tak berselang lama setelah ledakan, kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area pabrik baja di lokasi kejadian. Insiden ini terjadi di area PT GWS yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Desa Janti.

Dugaan sementara, sumber ledakan berasal dari aktivitas pemotongan drum atau wadah logam menggunakan alat las (blender). Ketua RW 02 Desa Janti, Sukani, mengungkapkan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Informasi dari sekuriti, katanya sedang memotong tong atau drum pakai las. Isinya apa kurang tahu, tiba-tiba meledak,” ujar Sukani di lokasi kejadian.

Tiga Orang Menjadi Korban

Akibat insiden tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. Dari informasi yang dihimpun, dua orang menderita luka ringan, sementara satu orang lainnya—yang diketahui berprofesi sebagai sopir—mengalami luka cukup serius.

“Korban ada tiga orang. Dua luka ringan, satu agak berat (sopir). Saat ini sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit di Sidoarjo,” tambah Sukani.

Kerasnya suara ledakan sempat membuat warga sekitar terkejut dan keluar rumah untuk mencari sumber suara. Kejadian ini pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial oleh warga Sidoarjo dan Surabaya.

Penyelidikan Kepolisian

Pasca-kejadian, aktivitas di dalam pabrik PT GWS dihentikan sementara. Aparat kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta penyelidikan awal guna memastikan penyebab pasti ledakan.

Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu A. Afip Zamroni, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait detail kronologi dan jumlah korban.

“Iya benar. Mohon waktu, anggota masih di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Nanti kami informasikan perkembangannya,” ujar Iptu Afip singkat saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT GWS terkait ledakan tersebut. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan prosedur keselamatan kerja di lokasi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow