Lawan Diabetes dari Dapur: Tim Farmasi Universitas Ma Chung Berdayakan Kader PKK RW 09 Gadang

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat, keluarga bahagia, dan lingkungan yang berkualitas, Tim Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung menggelar kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasit

Juni 22, 2026 - 13:20
Lawan Diabetes dari Dapur: Tim Farmasi Universitas Ma Chung Berdayakan Kader PKK RW 09 Gadang

MALANG - Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat, keluarga bahagia, dan lingkungan yang berkualitas, Tim Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung menggelar kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Kader PKK RW 09 Kelurahan Gadang Kota Malang.

Melalui tema Edukasi Deteksi Dini dan Pemantauan Mandiri Diabetes Melitus, kegiatan yang didanai melalui program Ma Chung Abdimas Grant (MAG) 2026 ini berlangsung meriah di Gedung Serbaguna, Green Living Residence, Gadang, pada Minggu, 7 Juni 2026.

Program ini mengintegrasikan peran akademisi dan masyarakat secara langsung.

Tim dari Universitas Ma Chung ini beranggotakan lima orang personel internal yang terdiri dari Dosen Prodi Farmasi yakni apt. Meylinda Widyasari, S.Farm., M.Farm. dan Fibe Yulinda Cesa, S.Farm., M.Biomed, Mahasiswa: Tri Murniasih dan Carolina Agnes Nggenda, dan Tenaga Kependidikan: Aminatul Homsiyah.

Tim Prodi Farmasi Universitas Ma Chung - 2

Mengapa Kader PKK?

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis berbahaya dengan risiko jangka panjang akibat ketidakmampuan tubuh memproduksi atau menggunakan insulin dengan baik.

Di masyarakat, hasil cek gula darah yang tinggi sering kali memicu kepanikan berlebih. Padahal, alat tersebut bukanlah alat diagnosis tunggal, melainkan sebuah alat motivasi untuk mengevaluasi gaya hidup.

Mengingat diabetes dapat dicegah melalui modifikasi gaya hidup, edukasi ditujukan kepada para kader PKK RW 09 Kelurahan Gadang yang seluruhnya merupakan seorang ibu.

Sebagai pembuat keputusan utama dalam pola makan dan pola hidup keluarga, melatih para ibu ini akan menciptakan sistem pendukung (support system) yang kuat dan berkelanjutan langsung di tengah masyarakat.

Edukasi Strategi Pertahanan Keluarga

Rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif, diawali dengan senam bersama yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah gratis bagi warga serta kader PKK.

Memasuki sesi edukasi, hadir sebagai narasumber yaitu apt. Nur Robi’atus Sholikhah, S.Farm., yang memaparkan materi krusial mengenai diabetes.

“Kita adalah penjaga gawang kesehatan keluarga, dan sebagai penjaga dapur rumah tangga, peran ibu sangat krusial dalam mencegah ancaman diabetes mellitus bagi seluruh anggota keluarga tercinta," ujar apt. Nur Robi’atus.

Keberhasilan sesi edukasi ini dibuktikan melalui evaluasi pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah pemaparan, di mana tercatat adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada para kader mengenai deteksi dini dan pemantauan mandiri diabetes melitus.

Tim Prodi Farmasi Universitas Ma Chung - 1

Ia juga mengingatkan pentingnya mewaspadai gejala utama 3P (Poliuria/sering kencing, Polidipsia/rasa haus berlebihan, Polifagia/cepat lapar) serta gejala tambahan seperti mata kabur, kesemutan, mudah lelah, dan luka lambat sembuh.

Sebagai langkah pencegahan, ia membagikan rumus batasan konsumsi harian per orang serta gaya hidup CERDIK:

"Atur isi piring adalah langkah pertama. Batasi gula maksimal 4 sendok makan, garam maksimal 1 sendok teh, dan lemak maksimal 5 sendok makan per orang setiap harinya. Lengkapi juga dengan gaya hidup CERDIK: Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik minimal 30 menit, Diet seimbang, Istirat yang cukup, dan Kelola stres dengan baik," tambahnya.

Kegiatan ini disambut hangat oleh warga dan pengurus PKK setempat. Ketua PKK RW 09 Kelurahan Gadang, Fitri Yuliani, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dari Tim Farmasi Universitas Ma Chung ini.

“Sosialisasi kemarin sangat edukatif. Baik mulai senam, tes kesrhatan gratis serta penyampaian materi tentang Diabetes baik itu gejala, tanda tanda dan cara mencegah disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa meningkatkan kesadaran hidup sehat dikalangan masyarakat,” ungkap Ibu Fitri.

Melalui kegiatan ini, Universitas Ma Chung berharap kader PKK RW 09 Kelurahan Gadang dapat menjadi penggerak utama dalam mendampingi warga memilih gaya hidup yang lebih sehat guna menekan angka kejadian diabetes melitus secara berkelanjutan. (*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow