Lakukan Penyesuaian Tim Kerja, Kasektor 4 Madinah: Untuk Penyegaran dan Pelayanan Lebih Mantap
Kepala Sektor 4 Madinah Mualim Tamim melakukan perubahan komposisi petugas haji di wilayahnya sebelum menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah.
JAKARTA - Kepala Sektor 4 Madinah Mualim Tamim melakukan perubahan komposisi petugas haji di wilayahnya sebelum menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah.
“Yang jelas kita persiapan di gelombang 2 ini tentunya merupakan evaluasi dari pelaksanaan kita di gelombang pertama. Ya ini ada beberapa dari susunannya, reposisi tim,” ucap Kepala sektor 4 Mualim kepada media center haji di Madinah, Senin (8/6/2026).
Menurut Mualim, perubahan komposisi petugas merupakan aspirasi dan persetujuan semua petugas haji sektor 4 Madinah. “Untuk apa? untuk memberikan penyegaran kepada kita supaya pelayanan akan lebih mantap lagi,” ujarnya.
Mualim mengungkapkan melalui penyegaran tim ini pelayanan terhadap jemaah haji gelombang kedua akan lebih baik dan semuanya akan bisa dilaksanakan lebih terkoordinir lagi.
Tidak lupa Mualim juga terus memberikan semangat kepada para petugas bukan hanya terkait kedatangan jemaah saja tetapi juga pemulangan jemaah yang akan berlangsung pekan mendatang.
Petugas sedang mengecek kesehatan jemaah haji Indonesia di sektor 4 Madinah. (FOTO: dok. MCH 2026)
“Banyak sekali kegiatan yang kita lakukan untuk tetap memberikan semangat atau support kepada teman-teman bahwa tugas kita belum berakhir,” ungkapnya.
Mualim menjelaskan para petugas di sektor 4 Madinah sendiri terbagi atas 5 tim dalam setiap kegiatan penyambutan kedatangan jemaah haji gelombang kedua dan pemulangan jemaah dari Madinah ke tanah air.
“Kita sudah bagi lima tim dalam setiap penyambutan, sehingga apabila ada kedatangan ataupun pendorongan jemaah haji dari Makkah ke Madinah atau sebaliknya dari Madinah nanti ke Tanah Air, itu tim yang lima ini sudah ambil tugas masing-masing,” jelasnya.
Mengenai jarak antara hotel dengan Masjid Nabawi, Mualim menyampaikan bahwa jaraknya relatif dekat karena semua hotel yang ditempati jemaah haji Indonesia berada di wilayah markaziyah atau wilayah utama dekat Masjid Nabawi.
“Dengan Nabawi itu 300 meter, itu paling jauh, paling jauh 300 meter dan dekatnya ada yang sekitar 120an meter,” tandas Kasektor 4 Madinah Mualim. (*/MCH)
Apa Reaksi Anda?