Lagi, Warga Temukan Kotoran Manusia di JPU Alun-alun Kota Malang

Kondisi Jembatan Penyeberangan Umum (JPU) di kawasan Alun-alun Merdeka Kota Malang kembali menuai sorotan. Warga mengeluhkan banyaknya sampah hingga kotoran manusia di area jembatan yang membuat fasil

Mei 28, 2026 - 13:01
Lagi, Warga Temukan Kotoran Manusia di JPU Alun-alun Kota Malang

MALANG - Kondisi Jembatan Penyeberangan Umum (JPU) di kawasan Alun-alun Merdeka Kota Malang kembali menuai sorotan. Warga mengeluhkan banyaknya sampah hingga kotoran manusia di area jembatan yang membuat fasilitas publik tersebut dinilai tak layak digunakan.

Seorang warga, Rudi (34), mengaku batal menggunakan JPU setelah melihat kondisi jembatan yang kotor dan dipenuhi kotoran diduga berasal dari manusia.

“Saya sebenarnya barusan mau nyebrang lewat situ, lah kok ada kotoran kayaknya manusia, bukan hewan, dan ada banyak,” ujar Rudi, Kamis (27/5/2026).

Karena merasa jijik, ia memilih turun kembali dan menyeberang melalui jalan raya.

“Ya saya langsung kembali lagi turun akhirnya mau nyebrang di jalan ini saja. Mau gimana lagi, mau nyebrang di JPU kok enggak layak banget sampai ada kotoran orang,” katanya.

Rudi juga mempertanyakan pengawasan dan kebersihan fasilitas publik tersebut yang dinilai memprihatinkan.

“Ini enggak dibersihkan atau gimana, atau orang siapa ini kok sampai buang kotoran di JPU,” ucapnya.

JPU Alun-alun Merdeka Malang

Menanggapi keluhan itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menegaskan petugas sebenarnya rutin melakukan pembersihan setiap hari di kawasan JPU maupun Alun-alun Merdeka.

Namun, menurutnya, persoalan sosial menjadi salah satu penyebab kondisi jembatan kembali kotor berulang kali.

“Dulu pernah ada ODGJ yang menetap di situ. Waktu itu sudah diambil oleh Dinas Sosial, tetapi beberapa bulan kemudian kembali lagi,” ungkap Raymond.

Selain itu, ia menyebut di bawah jembatan juga sempat ditempati tunawisma yang pernah diamankan Satpol PP dan mendapat pembinaan dari Dinas Sosial.

“Tidak lama kemudian kembali lagi,” katanya.

DLH mengakui hingga kini belum memasang CCTV di area JPU. Meski begitu, pemantauan dan pembersihan disebut tetap dilakukan rutin setiap hari.

“Untuk yang kemarin berserakan bekas baju dan celana, itu sore harinya sudah dibersihkan,” katanya.

Sebagai langkah penanganan, DLH Kota Malang mengaku telah menambah 12 tong sampah di kawasan Alun-alun Merdeka. Pengawasan juga akan diperketat melalui koordinasi dengan Satpol PP.

“Ke depan pengawasan akan dibuat lebih ketat dan lebih spesifik bersama Satpol PP dan DLH,” pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow