Gunakan Besek, Polije Sembelih Belasan Hewan Kurban Tanpa Plastik

Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.

Mei 28, 2026 - 14:00
Gunakan Besek, Polije Sembelih Belasan Hewan Kurban Tanpa Plastik

JEMBER - Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.

Merayakan Hari Raya Idul Adha kali ini, Polije menggelar aksi religi berdampak sosial tinggi melalui penyembelihan belasan hewan kurban. Kegiatan yang dikoordinasikan secara terpusat oleh Takmir Masjid Raya Al-Istiqamah Polije ini berhasil menghimpun dan menyalurkan hewan kurban dari gotong royong seluruh keluarga besar kampus serta para mitra strategis.

Direktur Polije, Saiful Anwar, menegaskan bahwa ibadah kurban di lingkungan Polije bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah bentuk aktualisasi nyata dari ibadah mahdlah (hubungan vertikal dengan Allah) dan ghairu mahdlah (hubungan horizontal sesama manusia).

"Politeknik Negeri Jember secara kolektif menghimpun seluruh hewan kurban dari keluarga besar. Dalam konteks ibadah sosial, seluruh daging kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat di lingkungan sekitar yang membutuhkan, di samping hak-hak dari mereka yang berkurban," ujar Saiful Anwar saat meninjau langsung prosesi penyerahan hewan secara formal kepada panitia, Kamis (28/5/2026).

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Raya Al-Istiqamah Polije sekaligus Wakil Direktur 1, Surateno, merincikan bahwa antusiasme kurban tahun ini sangat luar biasa. "Hewan kurban yang berhasil dihimpun oleh panitia meliputi 2 ekor sapi.dan 14 ekor kambing," ucapnya.

Surateno secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa Polije yang ikut terlibat. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Polije telah teredukasi dengan baik dalam mengintegrasikan syariat agama dengan kehidupan sosial.

Selain dari internal kampus, kesuksesan agenda ini tidak lepas dari kepercayaan para mitra eksternal. Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi mitra perbankan yang secara konsisten saban tahun menitipkan hewan kurban mereka untuk dikelola oleh Polije.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BSI dan BTN atas konsistensinya. Kepercayaan ini adalah amanah yang kami kelola secara transparan dan tepat sasaran," tambah Surateno.

hewan qurban polije - 1

Ada satu terobosan penting yang membedakan pelaksanaan kurban di Polije dengan tempat lain. Sejalan dengan statusnya sebagai kampus vokasi yang berwawasan lingkungan, Polije secara ketat menerapkan prinsip Bebas Sampah Plastik Anorganik dalam distribusi daging kurban.

Langkah progresif ini diambil sebagai bentuk kepatuhan dan dukungan penuh terhadap Surat Edaran Bupati Jember mengenai pengelolaan sampah di lingkungan instansi dan lembaga negara. Pihak manajemen Polije bergerak cepat menerapkan formula 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang sudah menjadi budaya kampus.

Sebagai gantinya, ribuan paket daging kurban dikemas menggunakan besek wadah tradisional anyaman bambu yang ramah lingkungan dan mudah terurai.

"Kami sudah jauh-jauh hari memilah sampah dan menggalakkan green movement. Dalam momen kurban ini, kami pastikan kemasan yang digunakan adalah kemasan organik yang dapat didaur ulang. Kami tidak menggunakan plastik sekali pakai," tegas Saiful Anwar sembari menunjukkan latar belakang pemotongan yang dipenuhi jejeran wadah besek.

Penerapan wadah ramah lingkungan ini juga menjadi bagian dari kontribusi aktif Polije terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta penanganan perubahan iklim.

Polije membuktikan bahwa institusi pendidikan tinggi mampu menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam menekan angka sampah plastik di Kabupaten Jember.

Melalui pelaksanaan kurban yang bersih, hijau, dan penuh berkah ini, Takmir Masjid Al-Istiqamah berharap esensi kurban yang sesungguhnya dapat tercapai.

"Karena pada akhirnya, bukan darah atau dagingnya yang sampai kepada Allah SWT, melainkan ketakwaan, ketaatan, dan keikhlasan kita semua yang melandasi ibadah kurban ini. Semoga membawa barokah bagi seluruh keluarga besar Polije dan masyarakat sekitar," tutup Surateno. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow