KSM Tematik Kelompok 1 UNISMA Edukasi dan Penguatan Karakter

Mahasiswa KSM Kelompok 1 UNISMA melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dan kenakalan anak di Sekolah Dasar Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Rabu -Kamis

Maret 4, 2026 - 16:00
KSM Tematik Kelompok 1 UNISMA Edukasi dan Penguatan Karakter

MALANG Mahasiswa KSM Kelompok 1 UNISMA melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dan kenakalan anak di Sekolah Dasar Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Rabu -Kamis (11-12/2/2026). 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi yang ditemukan di lingkungan sekolah, di mana masih terdapat perilaku siswa yang mengarah pada tindakan perundungan, seperti ejekan terhadap teman, pengucilan, penggunaan kata-kata kurang pantas, serta dorongan fisik ringan. Selain itu, dijumpai pula bentuk kenakalan anak berupa pelanggaran tata tertib, kurangnya kedisiplinan, serta tindakan mengganggu proses pembelajaran di kelas.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian dan bentuk-bentuk bullying beserta dampaknya terhadap kondisi psikologis dan semangat belajar siswa. Selanjutnya, diberikan penjelasan terkait kenakalan anak, faktor penyebab, serta akibat yang dapat ditimbulkan apabila perilaku tersebut terus berlanjut.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama siswa guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta mendorong keberanian siswa untuk menyampaikan pendapat maupun pengalaman yang pernah terjadi di lingkungan sekolah. Pada akhir kegiatan, seluruh siswa diajak untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, menjaga pertemanan, serta mematuhi tata tertib sekolah sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, serta mahasiswa pelaksana kegiatan. Pihak sekolah menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan karakter serta penguatan pengawasan terhadap perilaku siswa. Danang, Kepala SDN Wonoayu, mengaku menyambut baik kegiatan ini karena memang sebelumnya telah terjadi kasus perundungan di sekolah.

"Kegiatan ini sangat kami butuhkan, karena memang ada beberapa kejadian bullying di sini yang perlu mendapat perhatian lebih," ujarnya. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman nyata kepada siswa tentang dampak buruk perundungan.

Senada dengan hal tersebut, Nanang, salah satu guru kelas di SDN Wonoayu, turut mengapresiasi jalannya kegiatan. "Saya lihat anak-anak cukup antusias, apalagi waktu sesi tanya jawab. Ada yang mau cerita pengalamannya sendiri, jadi diskusinya hidup," katanya. Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini lebih mudah dipahami oleh siswa dibandingkan sekadar teguran dari guru.

Diharapkan dengan kegiatan ini, muncul kesadaran siswa terhadap pentingnya sikap disiplin, empati, dan tanggung jawab semakin meningkat. Sehingga lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang nyaman dan bebas dari tindakan perundungan. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

*) Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 1 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow