KSM Internasional FK UNISMA: Demonstrasi Pembuatan Inhaler di Hatyai Chivasuk, Thailand
Program KSM Internasional oleh Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (UNISMA) dilaksanakan di Hatyai, Thailand, Rabu (4/2/2026).
MALANG Program KSM Internasional oleh Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (UNISMA) dilaksanakan di Hatyai, Thailand, Rabu (4/2/2026).
Program ini diisi dengan kegiatan demonstrasi pembuatan sediaan inhaler herbal yang dilaksanakan di Hatyai Chivasuk sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.
Kegiatan demonstrasi pembuatan inhaler ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada mahasiswa serta peserta yang hadir mengenai proses pembuatan inhaler berbahan alami. Sediaan inhaler tersebut dirancang untuk membantu meredakan gejala pusing dan lemas, memberikan sensasi segar pada saluran pernapasan, serta menambah wawasan peserta mengenai teknik dan praktik pembuatan inhaler yang umum digunakan di Thailand. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman di bidang kesehatan tradisional berbasis bahan alam.
Pada tahap awal kegiatan, peserta diberikan penjelasan secara teoritis mengenai mekanisme kerja inhaler herbal dalam membantu meredakan gejala pusing dan lemas. Penjelasan tersebut mencakup pemanfaatan bahan-bahan alami seperti cengkeh, lada, gada (bunga pala), kayu manis, kapulaga, dan kaempferia yang diketahui memiliki aroma khas serta efek menyegarkan.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/https://unisma.ac.id/
Kombinasi bahan-bahan tersebut dapat memberikan sensasi hangat dan relaksasi ringan yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman, seperti pusing dan rasa panas, serta menjaga kenyamanan saluran pernapasan. Inhaler berbahan alami ini juga diperkenalkan sebagai alternatif sederhana yang praktis, mudah dibuat, dan mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, mahasiswa mempraktikkan secara langsung proses pembuatan inhaler dengan didampingi oleh tim pelaksana. Tahapan dimulai dengan memotong seluruh bahan herbal menjadi ukuran yang lebih kecil. Bahan-bahan tersebut kemudian dimasukkan dan dicampurkan ke dalam mangkuk kaca yang bersih. Setelah itu, kamper, mentol, dan borneol diambil lalu diaduk hingga larut dan membentuk campuran homogen.
Minyak kayu putih kemudian ditambahkan ke dalam campuran tersebut dan diaduk kembali hingga merata. Campuran cair yang telah homogen selanjutnya dituangkan ke dalam mangkuk kaca yang berisi rempah-rempah, kemudian diaduk hingga seluruh bahan tercampur sempurna. Tahap akhir dilakukan dengan memindahkan sediaan ke dalam botol inhaler dan menutupnya dengan rapat guna menjaga kualitas, kestabilan aroma, serta keamanan produk.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengikuti setiap tahapan secara aktif serta berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa mengenai pemanfaatan bahan alami dalam pembuatan inhaler, serta menumbuhkan sikap kritis dan inovatif dalam mengembangkan bahan alam sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Program KSM Internasional FK Universitas Islam Malang terus menunjukkan perannya dalam memperluas wawasan global mahasiswa, sekaligus mempererat hubungan kolaboratif antara Indonesia dan Thailand dalam bidang pendidikan dan kesehatan. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Mahasiswa KSM Internasional FK Univeritas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?