Kick Off PSO Pers 2026, Kemkomdigi Soroti Kualitas dan Dampak Informasi
Kemkomdigi menegaskan PSO Pers 2026 sebagai instrumen strategis untuk memastikan informasi publik berkualitas dan menjangkau seluruh masyarakat.
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan Program Public Service Obligation (PSO) Bidang Pers sebagai instrumen strategis untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang berkualitas, kredibel, dan menjangkau seluruh lapisan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya dalam acara Kick Off Pelaksanaan PSO Bidang Pers 2026 di Antara Heritage Center, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Menurut Fifi, Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi rujukan utama informasi publik.
“PSO Pers bukan sekadar program, ini adalah instrumen strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang berkualitas, kredibel, dan tentunya menjangkau semua lapisan,” kata Fifi.
Ia mendorong agar produksi pemberitaan dalam program PSO mampu menguatkan narasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga transformasi digital.
Fifi juga menyoroti pentingnya penguatan narasi perlindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi anak di ranah digital.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan PSO tidak hanya diukur dari jumlah berita yang diproduksi, tetapi juga dari relevansi dan dampaknya bagi masyarakat.
“PSO tidak lagi cukup hanya bicara soal berapa banyak berita yang diproduksi, tapi apakah relevan, seberapa berdampak, dan seberapa berpihak pada kebutuhan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum LKBN Antara Benny Siga Butarbutar menyatakan komitmen lembaganya dalam mendukung komunikasi publik melalui penyebarluasan narasi pembangunan nasional.
Ia menjelaskan, PSO Bidang Pers merupakan program kolaboratif antara LKBN Antara dan Kemkomdigi untuk memastikan keterjangkauan informasi berkualitas hingga ke pelosok.
“PSO Bidang Pers ini diarahkan untuk memperkuat narasi implementasi program pembangunan prioritas nasional dalam rencana kerja pemerintah 2026 yang mengusung tema kedaulatan pangan dan energi serta ekonomi yang produktif dan inklusif,” kata Benny. (*)
Apa Reaksi Anda?