Ketika Sholawat Mengiringi TMMD 128 Gresik di Desa Slempit

Malam di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, tidak hanya dipenuhi cerita tentang pembangunan jalan dan rumah layak huni. Kamis (14/5/2026), Balai Desa Slempit berubah menjadi ruang spi

Mei 15, 2026 - 10:30
Ketika Sholawat Mengiringi TMMD 128 Gresik di Desa Slempit

GRESIK - Malam di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, tidak hanya dipenuhi cerita tentang pembangunan jalan dan rumah layak huni. Kamis (14/5/2026), Balai Desa Slempit berubah menjadi ruang spiritual ketika lantunan sholawat menggema dan menyatukan warga dengan anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik.

Sekitar 30 warga dari Dusun Slempit dan Lingsir hadir dalam pengajian yang dipimpin H. Abdul Kodir. Dengan suara tenang, ulama setempat itu mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan dengan keikhlasan akan menghadirkan keberkahan.

“Semua manusia ingin selamat dunia akhirat,” kata H. Abdul Kodir di hadapan warga dan prajurit yang duduk bersila bersama.

Pesan tersebut terasa relevan dengan semangat TMMD. Program yang selama ini identik dengan pembangunan fisik ternyata juga menjadi sarana memperkuat hubungan batin antara TNI dan masyarakat.

Di sela pengajian, warga tampak khusyuk mendengarkan tausiyah. Anggota Satgas TMMD pun mengikuti doa bersama dengan penuh kekhidmatan. Momen ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dibangun dengan tenaga, tetapi juga dengan ketulusan hati.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan pengalungan sorban kepada H. Abdul Kodir sebagai simbol penghormatan dan eratnya hubungan TNI dengan tokoh agama setempat.

Dari Balai Desa Slempit, TMMD 128 Gresik menghadirkan pesan bahwa pembangunan yang kokoh memerlukan dua fondasi sekaligus: kerja nyata dan kekuatan spiritual. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow