Kemenhaj Lepas 460 Petugas Haji 2026, Ingatkan Kesiapan Fisik dan Mental
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi melepas 460 petugas haji tahun 2026 yang tergabung dalam klaster satu di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta.
JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi melepas 460 petugas haji tahun 2026 yang tergabung dalam klaster satu di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026).
Para petugas ini dijadwalkan terbang pada sore hari ini menuju Madinah, Arab Saudi untuk menjalankan misi pelayanan ibadah selama 70 hari ke depan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang memimpin langsung apel pelepasan tersebut menekankan bahwa para petugas yang berangkat lebih awal ini memiliki tanggung jawab besar dengan masa tugas yang lebih panjang dibanding petugas lainnya.
Dalam arahannya, Dahnil mengingatkan bahwa durasi penugasan selama lebih dari dua bulan merupakan tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa jauh dari keluarga dalam waktu lama.
"Waktu yang lama itu adalah tantangan tersendiri. Oleh sebab itu, pastikan Anda bisa mengelola dengan baik secara mental dan secara fisik. Karena mungkin sebagian besar dari Anda tidak terbiasa meninggalkan anggota keluarga dengan jangka waktu cukup lama," ujar Dahnil di hadapan ratusan petugas.
Selain kesiapan fisik, Dahnil menitikberatkan pada stabilitas emosi dan spiritual. Menurutnya, tugas melayani jemaah di tanah suci bukan sekadar kerja teknis, melainkan bentuk ibadah yang memerlukan ketahanan batin.
"Saya ingin mengingatkan persiapan mental, mengelola emosi, mengelola rohani, supaya kekuatan kita secara fisik ditopang oleh kekuatan rohani yang siap," tegasnya.
Tokoh muda Muhammadiyah ini mengajak seluruh petugas untuk meluruskan niat sejak awal keberangkatan. Ia berharap para petugas berkomitmen penuh untuk melayani jemaah demi menjaga reputasi dan kesuksesan misi haji Indonesia di kancah internasional.
"Iktikadkan secara kuat bahwasanya kita semua ingin menunaikan ibadah melalui jalan petugas haji. Kita ingin melayani jemaah, kita ingin memastikan misi haji Republik Indonesia itu sukses," ujarnya. (*)
Apa Reaksi Anda?