Kemendagri: Sumbar Tetap Aman, Kasus MAN 3 Padang Jadi Pelajaran Deteksi Dini

Kemendagri tegaskan Sumbar tetap kondusif. Kasus rakitan bahan peledak siswa MAN 3 Padang bukan terorisme, dipicu perundungan dan konten negatif, fokus pada perlindungan anak.

Juli 16, 2026 - 09:00
Kemendagri: Sumbar Tetap Aman, Kasus MAN 3 Padang Jadi Pelajaran Deteksi Dini

PADANG - Kementerian Dalam Negeri menegaskan situasi keamanan di Sumatera Barat tetap kondusif pascakejadian dugaan perakitan bahan peledak yang melibatkan peserta didik MAN 3 Padang.

Berdasarkan hasil investigasi aparat, peristiwa ini bukan kasus terorisme, melainkan tindak pidana umum yang dipicu tekanan psikologis akibat perundungan serta paparan konten negatif di media sosial.

Penegasan ini disampaikan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Prof. HC. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si saat meninjau langsung lokasi pada Rabu (15/7/2026).

Ia memuji langkah cepat Pemprov Sumbar dan aparat keamanan sehingga peristiwa tidak meluas.

“Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk memperkuat sistem deteksi dini, terutama di lingkungan pendidikan. Sinergi antara Kesbangpol, aparat, Kementerian Agama, sekolah, dan keluarga harus diperkuat, termasuk mengoptimalkan peran guru Bimbingan Konseling dalam memantau perubahan perilaku siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Sumbar Kombes Pol. Jim Brilliant Birnes menjelaskan tidak ditemukan keterlibatan jaringan teror. Pelaku mempelajari cara merakit secara otodidak melalui media sosial.

Kini yang bersangkutan berada di rumah aman untuk pendampingan, sementara proses hukum tetap berjalan.

Pemerintah juga menegaskan penanganan tetap mengutamakan prinsip kepentingan terbaik anak, mencakup pendampingan psikologis dan pemenuhan hak pendidikan.

Kasus ini selanjutnya akan dibahas bersama para gubernur se-Indonesia guna merumuskan langkah pencegahan serupa di masa mendatang.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow